Berita

Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam acara Kick Off Pesparawi Nasional XIV 2026, Selasa 2 Juni 2026 (Foto: RMOL/Reni Erina)

Nusantara

Pesparawi Harus Jadi Perayaan Besar yang Hidupkan Semangat Keagamaan

SELASA, 02 JUNI 2026 | 14:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa kesemarakan merupakan bagian penting dalam kehidupan beragama.

Menurutnya, setiap agama memiliki tradisi syiar yang bertujuan menampilkan dan menyebarluaskan nilai-nilai keagamaan kepada masyarakat luas.

Dalam konteks pelaksanaan Pesparawi yang akan berlangsung mulai 18 Juni 2026 di Manokwari, Papua Barat, kesemarakan tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan dan simbol yang melibatkan masyarakat secara luas.


Mulai dari pasar kaget, pameran, atraksi budaya, penggunaan seragam, pemasangan umbul-umbul, hingga dekorasi lampu dan panggung yang memperkuat suasana perayaan.

"Kita membutuhkan kesemarakan yang memiliki jangkauan luas, sehingga masyarakat dapat merasakan kehadiran dan semangat kegiatan keagamaan itu sendiri," ujar Menag dalam acara Kick Off Pesparawi Nasional XIV 2026.

Menurutnya, kehadiran tokoh agama, seniman, akademisi, dan pemimpin masyarakat dari berbagai daerah menjadi momentum berharga yang perlu dimanfaatkan secara maksimal.

Kehadiran mereka di Manokwari membuka kesempatan bagi masyarakat, gereja, perguruan tinggi, maupun kelompok kajian untuk memperoleh wawasan, inspirasi, dan pencerahan secara langsung.

Menag juga mendorong adanya sinergi yang lebih besar antarperayaan keagamaan di masa depan. Ia berharap berbagai kegiatan keagamaan nasional dapat saling mendukung sehingga menciptakan atmosfer yang lebih hidup dan berdampak luas bagi masyarakat.

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan secara terpadu akan meningkatkan partisipasi publik sekaligus memperkuat pesan persatuan dalam keberagaman Indonesia.

Selain Pesparawi, Indonesia juga memiliki berbagai agenda keagamaan nasional lainnya yang melibatkan umat Hindu, Buddha, Konghucu, serta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ). Jika memungkinkan dan disepakati bersama oleh umat beragama, kolaborasi antarkegiatan tersebut dapat menjadi kekuatan baru dalam memperkuat harmoni sosial.

"Negara hanya mengikuti kehendak masyarakat dan umat beragama. Apa yang bisa disinergikan, mari kita sinergikan secara demokratis," katanya.

Bagi Menag, Pesparawi bukan hanya menjadi ajang kompetisi paduan suara gerejawi, tetapi juga perayaan besar yang memperkuat syiar agama, mempererat hubungan sosial, dan menghadirkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya