Berita

Kebakaran di kawasan permukiman padat penduduk di Kemayoran Gempol belakang Pasar Jiung, Senin malam, 1 Juni 2026, hanguskan ratusan rumah (Foto: Polres Metro Jakpus)

Presisi

Kebakaran Kemayoran: 500 Warga Kehilangan Tempat Tinggal

SELASA, 02 JUNI 2026 | 10:55 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kebakaran hebat yang melanda kawasan permukiman padat penduduk di belakang Pasar Jiung, RT 002/RW 04, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin malam 1 Juni 2026 menyebabkan ratusan warga kehilangan tempat tinggal.

Sedikitnya 250 bangunan semi permanen terdampak dalam peristiwa tersebut. Akibatnya, sekitar 300 kepala keluarga atau sekitar 500 jiwa harus mengungsi setelah rumah mereka dilalap api.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold E.P. Hutagalung mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 21.10 WIB dan dilaporkan kepada petugas lima menit kemudian. Api diduga pertama kali muncul dari dua rumah warga sebelum dengan cepat merambat ke bangunan lain di kawasan yang padat penduduk.


"Kami menerima laporan kebakaran di kawasan Kebon Kosong Kemayoran pada malam hari dan langsung mengerahkan personel gabungan bersama petugas pemadam kebakaran ke lokasi untuk melakukan penanganan," kata Reynold, dalam keterangannya pada Selasa 2 Juni 2026. 

Untuk membantu proses evakuasi, sekitar 200 personel kepolisian diterjunkan ke lokasi. Petugas membantu warga menyelamatkan barang-barang yang masih dapat dievakuasi sekaligus memastikan proses penanganan berjalan aman dan tertib.

Selain kehilangan tempat tinggal, tiga warga dilaporkan mengalami luka-luka akibat kebakaran tersebut. Dua korban, Puput dan Dika, menjalani perawatan di RS Hermina Kemayoran, sedangkan Suparno dirujuk ke RSCM untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Guna memenuhi kebutuhan para korban, kepolisian berkoordinasi dengan Sat Brimob Polda Metro Jaya untuk mendirikan dapur lapangan yang mulai beroperasi sejak dini hari. Tenda-tenda pengungsian juga telah didirikan di kawasan Kebon Kosong sebagai tempat penampungan sementara bagi warga terdampak.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun, polisi menduga api dipicu oleh korsleting listrik.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya