Berita

Telur ayam (Foto: RMOL/Reni Erina)

Nusantara

Telur Jatuh di Bawah Harga Impas, BGN Turun Tangan

SELASA, 02 JUNI 2026 | 09:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas untuk mengangkat harga telur ayam ras yang anjlok di tingkat peternak. Seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), khususnya di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, diwajibkan membeli telur langsung dari peternak dan tidak lagi melalui pemasok.

Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, bahkan mengancam akan menghentikan operasional dapur MBG yang tidak mematuhi instruksi tersebut.

Langkah ini diambil karena harga telur di tingkat peternak hanya sekitar Rp22.000 per kilogram, jauh di bawah harga impas Rp24.000 per kilogram. Padahal, di tingkat konsumen harga telur sudah berada di kisaran Rp25.000 hingga Rp27.000 per kilogram.


Menurut Nanik, pembelian langsung oleh program Makan Bergizi Gratis (MBG) diharapkan dapat meningkatkan serapan produksi peternak dan mendorong harga kembali ke level yang menguntungkan. BGN memberikan waktu sekitar dua pekan bagi SPPG untuk membantu memulihkan harga telur melalui skema tersebut.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan juga meminta BGN memperbanyak penggunaan telur dalam program MBG. Menurutnya, peningkatan konsumsi telur oleh program tersebut dapat menjadi solusi cepat untuk menyerap kelebihan pasokan yang saat ini menekan harga di tingkat peternak.

"Kalau BGN menggunakan telur selama dua hari saja, itu setara dengan kebutuhan sekitar 48 juta butir telur dalam sekali belanja," ujar Zulhas.

Pemerintah berharap peningkatan serapan melalui program MBG dapat membantu menstabilkan harga telur sekaligus menjaga keberlangsungan usaha peternak ayam petelur yang dalam beberapa pekan terakhir menghadapi tekanan akibat rendahnya harga jual.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya