Berita

Pulau Untung Jawa di Kepulauan Seribu. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Pulau Untung Jawa Dibanjiri Ribuan Wisatawan

SELASA, 02 JUNI 2026 | 06:25 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kawasan wisata Pulau Untung Jawa di Kepulauan Seribu Selatan, Kabupaten Kepulauan Seribu, berhasil menjaring sedikitnya 3.283 wisatawan domestik selama libur Panjang Iduladha 1447 H.

Lurah Pulau Untung Jawa, Muslim mengatakan, akumulasi arus kedatangan pelancong mulai memadat sejak puncaknya pada 30-31 Mei dengan torehan 2.983 wisatawan. Angka ini terus merangkak naik hingga Senin, 1 Juni 2026 siang, di mana lebih dari 300 pelancong baru kembali merapat di dermaga utama.

"Mayoritas pergerakan wisatawan masuk secara massal melalui penyeberangan kapal tradisional via Dermaga Tanjung Pasir Kabupaten Tangerang, serta sokongan armada speedboat dari Pelabuhan Kali Adem Jakarta Utara," kata Muslim, dikutip dari laman resmi Pemprov DKI, Selasa 2 Juni 2026. 


Merespons tren positif tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu tengah memacu proyek penataan ruang dan peningkatan kualitas sarana-prasarana publik guna mendongkrak kenyamanan indeks kunjungan.

Muslim menyebut, proyek revitalisasi kawasan tersebut saat ini telah menyentuh progres konstruksi di atas 60 persen. Intervensi infrastruktur difokuskan pada pembenahan estetika lapangan utama, restorasi Pantai Sakura, penataan Taman Nemo dan Taman Sentigi, hingga penguatan struktur tanggul lintasan lari (running track).

"Saat ini, progres penataan kawasan telah mencapai lebih dari 60 persen. Kami terus berupaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana agar wisatawan semakin nyaman saat berkunjung," kata Muslim.

Di sisi lain, perputaran uang dari padatnya volume pelancong ini dirasakan langsung oleh ekosistem ekonomi mikro pulau. 

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pulau Untung Jawa, Rusli menegaskan bahwa tingkat keterisian penginapan (homestay), penyewaan wahana rekreasi air, hingga sektor kuliner laut mengalami lonjakan omzet yang signifikan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya