Berita

Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu. (Foto: Istimewa)

Politik

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

SELASA, 02 JUNI 2026 | 03:18 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sejarah mencatat, Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu pernah diusulkan menjadi calon Panglima TNI oleh Presiden Megawati Soekarnoputri diujung masa pemerintahannya. 

Demikian disampaikan Analis Politik dan Militer Universitas Nasional (UNAS) Selamat Ginting saat mengenang Ryamizard Ryacudu yang meninggal dunia pada usia 76 tahun, Minggu 31 Mei 2029.

"Namun usulan Megawati itu dianulir Presiden SBY (Susilo Bambang Yudhoyoo) dengan cara memperpanjang masa jabatan Jenderal TNI Endriartono Sutarto sebagai Panglima TNI," kata Ginting, dikutip Selasa 2 Juni 2026.


Ujung-ujungnya, Presiden SBY malah menunjuk KSAU Marsekal Djoko Suyanto (AKABRI 1973) sebagai Panglima TNI. 

Menurut Ginting, perbedaan pandangan dengan pemerintah Presiden SBY menunjukkan satu hal penting: Ryamizard adalah prajurit yang konsisten terhadap keyakinan strategisnya. 

"Ryamizard tidak selalu sejalan dengan keputusan politik pemerintah, tetapi tetap menghormati supremasi sipil sebagai panglima tertinggi dalam sistem demokrasi," kata Ginting.

Ryamizard Ryacudu dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta, pada 1 Juni 2026. 

Sebelum diberangkatkan ke peristirahatan terakhir, jenazah almarhum disemayamkan di Kementerian Pertahanan sebagai bentuk penghormatan negara atas pengabdiannya yang panjang kepada bangsa dan TNI.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya