Berita

Sekjen DPP PKDP, Irwandi. (Foto: RMOL/Bonfilio)

Nusantara

Besok, PKDP Laporkan Abu Janda ke Bareskrim

SENIN, 01 JUNI 2026 | 21:18 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Keluarga Daerah Pariaman (PKDP) Indonesia bakal melaporkan pegiat media sosial Permadi Arya atau dikenal Abu Janda ke Bareskrim Polri.

Abu Janda dilaporkan terkait pernyataannya yang diduga menghina dan masyarakat Sumatera Barat.

"Insya Allah besok (Selasa) pagi jam 10 atau jam 11 kita buat laporan LP di Mabes Polri," kata Sekjen DPP PKDP, Irwandi kepada RMOL di Jakarta, Senin, 1 Juni 2026.


Irwandi menilai bahwa pernyataan Abu Janda telah mencederai hati masyarakat Sumbar.

"Dengan adanya kegaduhan yang dibuat oleh Abu Janda dengan statementnya bahwa masyarakat Sumbar bar-bar, sedangkan kita itu masyarakat Sumbar falsafahnya adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah," ungkap Irwandi.

Sebagai contoh, ia menjelaskan bila kerukunan umat beragama di Sumbar saat ini sudah terjalin sejak lama dan tidak bisa dipisahkan.

"Kita ini sangat di dalam Sumbar ya khususnya Pariaman, kita gereja agama apapun kita tetap duduk bersama kita tetap akrab, kita tetap bersatu. Dengan adanya ujaran kebencian dari Abu Janda maka DPP PKDP menunjuk LBH PKDP untuk menangani melaporkan ke Mabes Polri," terangnya.

Irwandi pun berharap laporan yang dibuat nanti bisa memberikan efek jera bagi Abu Janda.

Sebelumnya, Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM) juga resmi melaporkan Permadi Arya alias Abu Janda ke Bareskrim Polri karena diduga menghina masyarakat Sumatera Barat dengan sebutan 'suku barbar'.

Laporan tersebut teregister dengan nomor surat tanda terima laporan LP/B/230/V/2026/SPKT/Bareskrim.


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Pasar Minyak Wait and See Situasi Terkini Hormuz

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:14

Kedekatan dengan Megawati Menguntungkan Pemerintahan Prabowo

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:04

Telur Jatuh di Bawah Harga Impas, BGN Turun Tangan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:51

Kebakaran Hebat di Kemayoran Ludeskan 250 Rumah

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:38

Video Parade ALF di Perbatasan Aljazair Jadi Sorotan Internasional

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:32

Anies Angkat Topi untuk Dino Patti Djalal: Bukan Diplomat Karbitan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:31

IHSG Loncat 1,35 Persen, Rupiah Tertekan Pagi Ini di Rp17.888 per Dolar AS

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:26

Iran Ancam Hentikan Negosiasi Jika Israel Terus Serang Lebanon

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:09

Wildan Hakim: Gandengan Tangan Prabowo dan Megawati Peristiwa yang Natural

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:58

GREAT Institute: Shangri-La Dialogue Krusial untuk Navigasi Ketidakpastian Geopolitik

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya