Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Tegaskan Rakyat Harus Jadi Pelaku Utama Pembangunan

SENIN, 01 JUNI 2026 | 15:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa rakyat harus ditempatkan sebagai subjek utama dalam setiap proses pembangunan nasional. 

Penegasan itu disampaikan saat memimpin Upacara Hari Lahir Pancasila di Kompleks Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Senin, 1 Juni 2026.

Dalam pidatonya, Prabowo mengingatkan bahwa arah pembangunan nasional harus berpijak pada nilai-nilai Pancasila, dengan menempatkan kepentingan rakyat sebagai tujuan utama. 


“Rakyat harus menjadi pelaku utama dari pembangunan. Bukan sekedar objek pembangunan, apalagi hanya menjadi alat pembangunan,” tegas Prabowo.

Kepala negara juga menyoroti tantangan besar yang masih dihadapi Indonesia, yakni memastikan pertumbuhan ekonomi berjalan selaras dengan cita-cita keadilan sosial. 

Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersikap jujur dalam menilai hasil pembangunan yang telah dicapai selama ini.

“Selama beberapa dasawarsa terakhir indonesia ekonominya memang tumbuh, tapi, apakah pertumbuhan itu sudah merata? Sudah dirasakan oleh seluruh rakyat indonesia secara adil? Marilah kita jujur melihat kenyataan yang kita hadapi sekarang,” ujarnya.

Prabowo mengakui bahwa selama bertahun-tahun nilai tambah dari kekayaan alam Indonesia belum sepenuhnya dinikmati rakyat. 

Karena itu, pemerintah bertekad melakukan perubahan mendasar agar sumber daya nasional memberikan manfaat yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat.

"Saya berkeyakinan bahwa tugas sejarah kita saat ini tugas sejarah saya sebagai Presiden RI ke 8 sebagai mandataris rakyat yang disumpah di hadapan rakyat adalah untuk melakukan transformasi bangsa terutama transformasi ekonomi nasional kita,” kata Prabowo.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Teddy dan Fadli Zon Saling Bagi Tugas saat Kunjungan PM Modi

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16

Penegak Hukum Lebih Baik Saling Bongkar Kasus daripada Lindungi Koruptor

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10

Momen Delegasi RI Ziarah ke Makam Ali Khamenei di Mashhad

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47

Pesan Prabowo ke Aparat Bukan Teguran Biasa Melainkan Instruksi Moral

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34

Bahlil Bidik Penambahan Kursi Golkar di 2029

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16

KPK Hormati Proses Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10

Konflik Memanas, AS Bombardir Iran Lagi setelah Selat Hormuz Ditutup

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50

Penanganan Kasus Korupsi Jangan Ganggu Kekompakan Polri-Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33

Kolaborasi UI-Tsinghua Buka Jalan Produksi Vaksin Dengue Buatan Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15

Kasus Febrie Harus Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Bukan Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07

Selengkapnya