Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo. (Foto: RMOL)

Politik

Jokowi Paling Jago soal Pencitraan

SENIN, 01 JUNI 2026 | 14:37 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Rencana Presiden ke-7 RI Joko Widodo untuk kembali berkeliling Indonesia mendapat perhatian analis komunikasi politik Hendri Satrio. 

Menurut Founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu, langkah tersebut tidak bisa dilepaskan dari kemampuan Jokowi dalam membangun citra politik yang kuat di tengah masyarakat.

Hendri Satrio menilai Jokowi memiliki kemampuan alami dalam mengelola pencitraan sehingga setiap aktivitas yang dilakukan mampu menciptakan dampak politik yang menguntungkan dirinya.


"Jokowi naturally born ahli pencitraan. Jadi dia bisa membuat sebuah skema secara natural yang menguntungkan dia," kata Hendri Satrio, lewat kanal Youtube miliknya, Senin, 1 Juni 2026.

Pria yang akrab disapa Hensat itu mengatakan, tidak mengherankan jika banyak partai politik mulai bersiap menghadapi safari politik Jokowi yang disebut akan turun gunung dan berkeliling Indonesia.

Menurutnya, pengalaman Jokowi selama ini menunjukkan bahwa setiap agenda turun ke masyarakat selalu mampu menarik perhatian publik dan menjadi sorotan luas.

"Wajar kalau kemudian banyak sekali partai politik yang bersiap untuk menghadapi safari turun gunungnya Jokowi keliling Indonesia," ujarnya.

Hensat menambahkan, kekuatan utama Jokowi terletak pada kemampuannya membangun kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai simbol dan aktivitas yang terlihat spontan.

Ia mencontohkan, dalam safari Jokowi bisa saja menggunakan berbagai cara untuk berinteraksi dengan masyarakat, mulai dari mengendarai sepeda motor, naik kereta kuda, berjalan kaki, hingga berlari kecil di tengah warga.

"Apakah kemudian nanti Jokowi keliling Indonesia pakai motoran ataukah naik kereta kuda atau sambil jalan kaki atau sambil lari-lari kecil, itu Jokowi jagonya," katanya.

Menurut Hensat, Jokowi juga dikenal piawai memilih lokasi yang dekat dengan kehidupan masyarakat, seperti pasar tradisional maupun area persawahan, sehingga mampu menciptakan kesan kedekatan yang kuat dengan rakyat.

"Dia bisa tiba-tiba di sawah, dia tiba-tiba bisa juga di pasar. Nah ini hebatnya seorang Jokowi," pungkasnya.



Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya