Berita

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Hasto Soroti Fiskal hingga Demokrasi Tanggapi Rencana Jokowi Keliling Indonesia

SENIN, 01 JUNI 2026 | 14:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rencana Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk berkeliling Indonesia mendapat tanggapan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto menilai langkah tersebut sebaiknya dimaknai sebagai bentuk pertanggungjawaban seorang pemimpin kepada rakyat, bukan semata dalam konteks politik elektoral.

Menurut Hasto, sejumlah tantangan yang saat ini dihadapi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tidak dapat dilepaskan dari kebijakan yang diambil pada periode sebelumnya.


"Ya tapi kita melihat sekarang kan Presiden Prabowo kita lihat menghadapi berbagai persoalan fiskal. Itu bukan karena dari Presiden Prabowo tapi karena juga akibat-akibat sebelumnya,” kata Hasto kepada wartawan usai upacara Hari Lahir Pancasila di Masjid At-Taufiq, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin 1 Juni 2026. 

Hasto menyinggung besarnya belanja bantuan sosial yang menurutnya pernah digunakan untuk kepentingan elektoral. Ia mengutip pandangan sejumlah pengamat politik internasional yang memperkirakan nilainya mencapai lebih dari 13 miliar Dolar AS.

"Bagaimana saat itu misalnya untuk kepentingan elektoral dipakai belanja Bansos yang begitu besar, dalam hitungan para pengamat-pengamat politik luar itu mencapai lebih dari 13 miliar USD," ungkapnya.

Selain itu, Hasto juga menyoroti sejumlah kebijakan strategis yang dinilainya belum memberikan dampak ekonomi yang optimal bagi masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur, pemindahan ibu kota negara, hingga program hilirisasi.

"Kemudian belanja-belanja infrastruktur yang tidak memberikan suatu multiplier effect, pemindahan ibu kota, kebijakan hilirisasi yang ternyata hanya menguntungkan suatu oligarki,” katanya.

Menurut Hasto, berbagai kebijakan tersebut pada akhirnya memunculkan kritik dan pertanyaan publik terkait kondisi hukum, politik, serta demokrasi di Indonesia.

"Ini yang kemudian digugat. Ini kerusakan-kerusakan sistem hukum, sistem politik, sistem demokrasi itu pasti nanti rakyat akan bertanya,” tegasnya.

Karena itu, Hasto menilai jika Jokowi turun langsung ke tengah masyarakat, langkah tersebut semestinya menjadi bagian dari pertanggungjawaban moral dan politik seorang pemimpin atas berbagai kebijakan yang pernah dijalankan.

"Jadi turun ke bawah bukan persoalan elektoral tapi harusnya pertanggungjawaban seorang pemimpin,” pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya