Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Yakin Indonesia Makmur dan Disegani Dunia Jika Amalkan Pancasila

SENIN, 01 JUNI 2026 | 13:11 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto optimis Indonesia akan tumbuh menjadi bangsa yang makmur, kuat, dan disegani di tingkat global apabila nilai-nilai Pancasila dijalankan secara konsisten dalam seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. 

Keyakinan tersebut disampaikan saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kompleks Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Senin, 1 Juni 2026.

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa Pancasila tidak boleh dipandang hanya sebagai warisan sejarah atau slogan seremonial yang diucapkan setiap upacara kenegaraan.


Menurutnya, Pancasila harus menjadi pedoman utama dalam mengatur kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, termasuk dalam merumuskan arah pembangunan ekonomi nasional.

"Saya yakin ketika kita menjalankan Pancasila secara sungguh sungguh di bidang politik, di bidang hukum, di bidang budaya dan terutama di bidang ekonomi saya yakin Indonesia tidak hanya akan menjadi negara dan makmur, Indonesia akan menjadi bangsa yang dihormati oleh bangsa bangsa lain karena rakyatnya sejahtera," tegas Prabowo.

Ia optimistis Indonesia mampu tampil sebagai bangsa yang kuat, adil, dan berperikemanusiaan, sekaligus berperan aktif dalam menjaga perdamaian dunia.

"bangsa yang kuat karena persatuannya, bangsa yang makmur karena keadilannya, bangsa yang besar karena kemanusiaannya bangsa yang mampu menjadi kekuatan bagi perdamaian dunia bangsa yang tidak minta minta bantuan, bangsa yang mampu membantu bangsa-bangsa lain," ujarnya.

Presiden mengakui bahwa tantangan besar yang dihadapi Indonesia saat ini adalah memastikan pembangunan ekonomi benar-benar berjalan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. 

Menurutnya, selama bertahun-tahun sebagian besar nilai tambah dari kekayaan alam nasional justru lebih banyak dinikmati di luar negeri. Kondisi itu membuat rakyat belum sepenuhnya merasakan manfaat dari kekayaan yang dimiliki bangsanya sendiri. 

Pemerintah, kata Prabowo, bertekad melakukan transformasi ekonomi nasional agar pengelolaan sumber daya alam lebih berpihak kepada kepentingan rakyat dan sejalan dengan amanat Pancasila.

"Transformasi dari ekonomi yang belum sepenuhnya berlandaskan pancasila menuju ekonomi yang sungguh-sungguh berdasarkan pancasila," tegas Prabowo.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya