Berita

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti .(Foto: Muhammadiyah)

Hukum

Muhammadiyah Tegaskan Komitmen Perangi Korupsi demi Kemajuan Indonesia

SENIN, 01 JUNI 2026 | 12:51 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Komitmen pemberantasan korupsi kembali ditegaskan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti saat berkunjung ke Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surakarta. Ia menilai praktik korupsi menjadi ancaman serius bagi kemajuan Indonesia dan harus dilawan secara sistematis.

Dalam ceramah yang dihadiri ribuan warga Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah se-Kota Surakarta itu, Mu’ti mengutip buku Why Nations Fail yang menjelaskan salah satu penyebab kegagalan suatu bangsa adalah praktik korupsi yang berlangsung secara sistemik dan tidak terkendali.

“Jadi enggak ada ceritanya bangsa yang korupsinya merajalela itu bisa sukses. Itu enggak ada,” tegas Mu’ti dikutip Senin, 1 Juni 2026.


Lebih jauh, Mu’ti mengingatkan Al-Qur’an memerintahkan manusia untuk mengambil pelajaran dari perjalanan sejarah berbagai bangsa. 

Menurutnya, banyak peradaban besar yang runtuh bukan hanya karena faktor ekonomi atau politik, tetapi juga akibat penyalahgunaan kekuasaan dan hilangnya integritas para pemimpinnya. 

Karena itu, Ia menegaskan bahwa pemberantasan korupsi tidak hanya menjadi agenda kenegaraan, tetapi juga merupakan bagian penting dari dakwah Muhammadiyah dalam membangun kehidupan yang berkeadaban dan berkemajuan.

Mu’ti juga mengajak seluruh warga Muhammadiyah untuk tidak terjebak dalam pesimisme terhadap kondisi bangsa. Sebaliknya, warga Muhammadiyah harus tampil sebagai teladan dalam menjaga amanah, kejujuran, dan integritas di berbagai bidang kehidupan. 

Ia menilai tingginya kepercayaan masyarakat kepada Muhammadiyah merupakan modal sosial yang sangat berharga. Kepercayaan tersebut tercermin dari banyaknya aset wakaf yang diserahkan masyarakat kepada Muhammadiyah untuk dikelola dan dikembangkan demi kemaslahatan umat.

“In the era of mutual distrust atau era saling tidak percaya seperti sekarang ini, Muhammadiyah bisa dipercaya mengelola wakaf yang nilainya miliaran. Itu bukan sesuatu yang turun dari langit. Itu sesuatu yang merupakan modal sosial dan modal moral untuk kita bisa berbuat lebih baik lagi,” ujarnya.

Menurut Mu’ti, kepercayaan publik yang telah dibangun selama lebih dari satu abad harus terus dijaga melalui tata kelola organisasi yang transparan, profesional, dan berintegritas. Dengan modal tersebut, Muhammadiyah diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam membangun kehidupan berbangsa yang lebih baik.

Mu’ti berharap Muhammadiyah dapat terus menjadi organisasi yang mengedepankan sifat kemandirian, berkemajuan, sekaligus menjadi uswah hasanah dan qudwah bagi masyarakat dalam menegakkan nilai-nilai kejujuran dan amanah. 

Melalui gerakan dakwah yang berorientasi pada kemajuan bangsa, Muhammadiyah diharapkan dapat terus berkontribusi dalam mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya