Berita

Pancasila. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Sejarah dan Latar Belakang Ditetapkannya 1 Juni Sebagai Hari Lahir Pancasila

SENIN, 01 JUNI 2026 | 11:25 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Setiap tanggal 1 Juni, bangsa Indonesia memperingati sebuah momen bersejarah yang menjadi tonggak ideologis berdirinya negara: Hari Lahir Pancasila.

Melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2016 yang diteken oleh Presiden Joko Widodo, tanggal ini tidak hanya ditetapkan secara hukum sebagai hari lahirnya dasar negara, tetapi juga diresmikan sebagai hari libur nasional.

Namun, di balik seremonial tahunan tersebut, terdapat proses panjang yang sarat akan dialektika dan benturan pemikiran para pendiri bangsa.


Jejak historis ini bermula dari pembentukan Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 29 April 1945.

Di bawah komando KRT Dr. Radjiman Wedyodiningrat, badan ini menggelar sidang perdananya mulai 29 Mei hingga 1 Juni 1945 guna mematangkan fondasi negara yang merdeka.

Ruang sidang tersebut menjadi panggung utama adu gagasan. Pada 29 Mei, Mohammad Yamin memaparkan lima asas dasar negara, yang kemudian disusul oleh rumusan "Dasar Negara Indonesia Merdeka" dari Soepomo.

Puncak sejarah akhirnya bergulir pada 1 Juni 1945. Pada hari penentuan itu, Ir. Soekarno menyuarakan gagasannya mengenai lima fondasi utama: Kebangsaan Indonesia, Internasionalisme atau Peri Kemanusiaan, Mufakat atau Demokrasi, Kesejahteraan Sosial, dan Ketuhanan Yang Maha Esa.

Awalnya, kelima asas usulan Ir. Soekarno ini hendak dinamai Panca Dharma. Namun, berkat masukan dari seorang ahli bahasa, nama tersebut disempurnakan menjadi Pancasila, di mana Panca berarti lima dan Sila bermakna asas atau dasar.

Kendati demikian, proses perumusan tidak berhenti di situ. BPUPKI lantas membentuk Panitia Sembilan yang diketuai langsung oleh Ir. Soekarno untuk menindaklanjuti rumusan awal tersebut, hingga berhasil melahirkan Piagam Jakarta (Jakarta Charter) pada 22 Juni 1945.

Dinamika berlanjut hingga 18 Agustus 1945, ketika Mohammad Hatta menyempurnakan rumusan konstitusi tersebut dengan mengubah sila pertama menjadi "Negara berdasarkan ke-Tuhanan Yang Maha Esa".

Pancasila kini berdiri kokoh sebagai anugerah sekaligus kompas ideologi yang menyatukan seluruh rakyat Indonesia.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya