Berita

Unggahan Presiden AS soal hasil pemeriksaan kesehatannya (Akun Truth Social @realDonaldTrump)

Dunia

Trump Pamer Rekor Langka: Empat Kali Tes Kognitif, Semua Nilai Sempurna

SENIN, 01 JUNI 2026 | 10:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan sindiran kepada lawan politiknya setelah hasil pemeriksaan kesehatan terbarunya diumumkan Gedung Putih. 

Melalui unggahan di Truth Social, Trump mengatakan hasil pemeriksaan fisik yang dilakukan di Walter Reed Military Medical Center menunjukkan kondisi kesehatannya sangat baik. Ia juga menyoroti hasil tes kognitif yang menurutnya berhasil diselesaikan dengan nilai sempurna.

"Berbeda dengan presiden-presiden AS lainnya, yang tidak pernah menjalani tes kognitif sulit yang telah disetujui, saya mendapatkan nilai sempurna 30 dari 30," tulis Trump, dikutip Senin, 1 Juni 2026.


Trump mengklaim ini merupakan tes kognitif keempat yang dijalaninya dan seluruhnya berakhir dengan hasil sempurna. Menurutnya, ia telah menjawab dengan benar 120 dari 120 pertanyaan dalam empat tes tersebut.

"Jarang sekali seseorang mendapatkan nilai sempurna, apalagi empat kali berturut-turut," ujar Trump.

Presiden dari Partai Republik itu bahkan mengusulkan agar seluruh calon presiden dan wakil presiden AS diwajibkan mengikuti tes kognitif dengan tingkat kesulitan tinggi. Ia juga mendesak Kongres untuk mendukung gagasan tersebut.

Pernyataan Trump muncul setelah Gedung Putih merilis hasil pemeriksaan medis terbaru yang menyatakan bahwa presiden yang akan berusia 80 tahun pada Juni ini masih berada dalam kondisi kesehatan yang sangat baik. 
Dokter kepresidenan Sean Barbabella menyebut Trump memiliki fungsi jantung, paru-paru, saraf, dan kondisi fisik secara keseluruhan yang kuat sehingga tetap mampu menjalankan seluruh tugas sebagai kepala negara dan panglima tertinggi militer AS.
Meski sempat muncul perhatian publik terkait pembengkakan ringan pada kaki dan memar di tangan, tim dokter memastikan kondisi tersebut tidak berbahaya dan menunjukkan perbaikan dibandingkan tahun sebelumnya. 
Pemeriksaan neurologis juga menunjukkan status mental yang normal, termasuk hasil skrining depresi dan kecemasan yang berada dalam batas normal.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya