Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

SoftBank Pilih Prancis untuk Investasi Raksasa AI

SENIN, 01 JUNI 2026 | 08:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Raksasa teknologi Jepang, SoftBank Group, berencana menggelontorkan investasi besar senilai 75 miliar Euro (sekitar Rp1.566 triliun) untuk membangun infrastruktur kecerdasan buatan (AI) di Prancis.

Pada tahap pertama, SoftBank akan menginvestasikan 45 miliar Euro dalam lima tahun ke depan. Dana tersebut akan digunakan untuk membangun jaringan pusat data AI yang dibutuhkan untuk mendukung perkembangan teknologi kecerdasan buatan.

Proyek awal akan berfokus pada pembangunan pusat data AI berkapasitas 3,1 gigawatt (GW) di wilayah Hauts-de-France, Prancis utara. Fasilitas tersebut akan dibangun di beberapa lokasi, termasuk Dunkirk, Bosquel, dan Bouchain, dengan target penyelesaian pada 2031. Secara keseluruhan, program ini ditujukan untuk menciptakan kapasitas pusat data AI hingga 5 GW di Prancis.


Chief Executive Officer SoftBank, Masayoshi Son, mengatakan bahwa negara-negara yang membangun infrastruktur AI saat ini akan menjadi pihak yang menentukan arah perkembangan teknologi dan industri di masa depan.

"AI memasuki era baru, dan negara-negara yang membangun infrastruktur untuk transformasi ini akan membentuk masa depan teknologi, industri, dan masyarakat," kata Masayoshi Son, dikutip Senin, 1 Juni 2026.

Ia menilai Prancis memiliki posisi yang kuat untuk menjadi pusat AI utama di Eropa karena didukung kemampuan industri, sumber daya manusia, serta ambisi nasional yang besar dalam pengembangan teknologi.

Dalam proyek ini, SoftBank akan bekerja sama dengan perusahaan teknik asal Prancis, Schneider Electric, untuk mengembangkan kawasan industri berskala besar di Dunkirk yang akan mendukung pembangunan dan operasional pusat data AI tersebut.

Langkah agresif SoftBank di sektor AI mendapat sambutan positif dari pasar. Saham perusahaan itu telah melonjak lebih dari 70 persen sepanjang 2026, didorong optimisme investor terhadap berbagai investasi AI yang dilakukan perusahaan. 

Keterlibatan SoftBank dalam industri AI juga diperkuat oleh kepemilikannya di Arm Holdings serta investasinya di OpenAI. Perusahaan Jepang tersebut diketahui telah menanamkan lebih dari 30 miliar Dolar AS ke OpenAI.

Di sisi lain, Eropa masih menghadapi tantangan besar untuk mengejar dominasi Amerika Serikat dan China dalam perlombaan AI global. Salah satu hambatan utamanya adalah tingginya biaya energi. Pusat data AI membutuhkan pasokan listrik dalam jumlah sangat besar, sehingga kenaikan harga energi membuat biaya pembangunan dan operasional menjadi lebih mahal.

Meski menghadapi tantangan tersebut, investasi jumbo dari SoftBank ini dipandang sebagai langkah penting untuk memperkuat posisi Prancis dan Eropa dalam persaingan industri AI global yang semakin ketat.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya