Berita

Ilustrasi. (Foto: Artificial Intelligence)

Hukum

P21 Kasus Roy Suryo-Dokter Tifa akan Lahirkan Pahlawan Baru

SENIN, 01 JUNI 2026 | 05:13 WIB

Apabila Polda Metro Jaya menyatakan penanganan perkara yang melibatkan Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa terkait laporan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) soal tudingan ijazah palsu dinyatakan lengkap atau P21, maka akan melahirkan para pahlawan generasi baru

Demikian disampaikan Dokter Tifa lewat akun X miliknya, dikutip Senin 1 Juni 2026.

"Apalagi jika sampai disidang bertahun-tahun, lalu divonis bersalah dan dipenjarakan. Nama mereka akan melambung tinggi bahkan sampai global," kata Dokter Tifa.


Karena sidang kasus ijazah Jokowi akan disimak dengan penuh perhatian bukan hanya di Indonesia tetapi juga di seluruh dunia. 

"Bayangkan, mantan Presiden melawan ilmuwan, yang membuktikan dengan ilmiah, bahwa ijazah yang digunakannya meraih jabatan Presiden, adalah ijazah palsu," kata Dokter Tifa. 

Niatan Jokowi untuk membumihanguskan dan menghancurleburkan nama Dokter Tifa-Roy Suryo juga tidak akan berhasil. 

"Sidang justru akan menjerumuskan nama Jokowi makin dalam ke jurang gorong-gorong," lanjutnya.

Karena panggung sidang akan dipakai Dokter Tifa dan Roy Suryo, untuk menggelar hasil penelitian dan teman-temuannya yang terbaru, yang akan  makin membuka Ijazah ini makin terang benderang.

"Dari sejak tahun 2005 ketika mula pertama fotokopi ijazah abal-abal dipakai meraih jabatan Walikota, 2012 Gubernur, dan 2014, 2019 menjadi Presiden," sambungnya.

Bahkan bukan sekedar itu. Dokter Tifa dan Roy Suryo akan menjelaskan secara panjang lebar, siapa Joko Widodo berkumis berkacamata yang fotonya ada di ijazah, yang lulusan SMA 6 Yogyakarta

"Dan siapa Joko Widodo klimis tanpa kumis, rambut tipis agak botak, yang KKN dua kali tahun 1983 dan 1985," pungkasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya