Berita

Mantan Presiden Joko Widodo. (Foto: Istimewa)

Politik

PDIP Harusnya Paling Tahu Seluk-Beluk Ijazah Jokowi

SENIN, 01 JUNI 2026 | 00:42 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pernyataan Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat yang meminta mantan Presiden Joko Widodo melakukan safari politik ke sejumlah daerah sambil menunjukkan ijazah asli direspons Direktur ABC Riset & Consulting Erizal.

Erizal mengatakan, safari politik dan menunjukkan ijazah merupakan dua hal yang berbeda. Petinggi PDIP pasti tahu itu. 

"Tapi, kenapa itu yang disatukan? Bukankah ijazah Jokowi saat ini ada di tangan Polda Metro, karena sudah disita?" kata Erizal, dikutip Senin 1 Juni 2026.


Menurut Erizal, mestinya petinggi PDIP paling tahu tentang ijazah Jokowi. Karena PDIP adalah pengusung utama Jokowi sejak maju sebagai Walikota, Gubernur DKI Jakarta, dan Presiden dua kali. 

"Kok, kini merasa asing," tanya Erizal.

PDIP sepatutnya paling tahu sejak awal seluk-beluk terkait ijazah Jokowi. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sendiri sudah lebih dulu meminta agar ijazah Jokowi ditunjukkan. 

"Tapi tak dikabulkan Jokowi," pungkas Erizal.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat mengatakan, pihaknya tidak mempermasalahkan apabila Jokowi ingin berkeliling ke berbagai daerah.

Menurutnya, Jokowi bebas melakukan aktivitas politik ke mana pun. Namun di tengah polemik yang masih berkembang, Djarot menilai cara paling sederhana untuk mengakhiri perdebatan adalah dengan menunjukkan ijazah asli kepada publik.

“Silakan aja beliau keliling ke mana pun bebas. Tapi beliau juga harus bisa menjelaskan, menunjukkan supaya masyarakat betul-betul yakin bahwa ijazahnya itu asli,” kata Djarot kepada wartawan, Sabtu 30 Mei 2026.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya