Berita

Bali Beyond Travel Fair 2026 di Bali International Convention Centre (BICC), The Westin Resort Nusa Dua, Bali. (Foto: RMOL)

Politik

Wisata Global Masih Percaya Bali

Koster: Isu Sampah, Macet, dan Pelanggaran Tata Kelola Tak Bisa Diabaikan

LAPORAN: VAYANTRI DIVIANTA*
MINGGU, 31 MEI 2026 | 21:13 WIB

Even tahunan Bali Beyond Travel Fair 2026 ke 12 telah usai digelar di Bali International Convention Centre (BICC), The Westin Resort Nusa Dua, Bali, Minggu malam 30 Mei 2026. 

Dalam kesempatan itu Gubernur Bali, I Wayan Koster memberikan apresiasi atas suksesnya acara yang mencatat potensi transaksi hingga Rp6,9 triliun itu. 

Koster menyebut Bali masih menjadi idola wisata dunia. Meski sempat terpuruk kalah dari Thailand dan Vietnam serta Malaysia juga Singapura, dia meminta semua pihak turut andil menata Bali agar bisa dicinta dan dipercaya dunia lagi.


Tak hanya itu, Koster mengakui isu kemacetan, air, hingga sampah membuat kepercayaan dunia mulai pudar tentang Bali. 

"Isu seperti sampah, kemacetan, air, energi, dan pelanggaran tata kelola tidak boleh diabaikan. Ini harus kita selesaikan dan didukung pemerintah pusat serta pembahasan di DPR," kata Koster.

Menurut Koster, perlu keseriusan menyelesaikan permasalahan tersebut karena pariwisata adalah sektor strategis yang dapat mengangkat ekonomi masyarakat.

Sambungnya, Bali memiliki ciri khas yang tidak dimiliki negara lain keindahan alam dan kebudayaan yang masih tetap dijaga hingga saat ini. 

"Bali harus tetap menjadi Bali. Bali itu punya kekuatan alam, kekayaan, keunikan dan kemuliaan budaya yang menyatu dengan kehidupan spiritual masyarakat Bali. Ini yang membuat Bali tetap dipercaya dunia," ungkap Koster.

Sementara itu, ajang BBTF 2026 kali ini telah mencatat potensi transaksi mencapai angka fantastis yang mencapai Rp6,9 triliun, dengan 407 buyer dari 44 negara, dan 286 seller dari 4 negara serta 12 provinsi Indonesia ikut berpartisipasi terlibat dalam ajang tahunan itu. 

Potensi transaksi tersebut menjadi modal utama bahwa Indonesia khususnya Bali sangat kuat pada pasar pariwisata dunia, di tengah pergolakan ekonomi dan geopolitik global.

Di sisi lain, Ketua Panitia BBTF 2026 yang juga menjabat sebagai Ketua ASITA Bali, Putu Winastra menuturkan nilai ajang tahun itu tidak terhenti pada sebuah potensi angka transaksi. 

Namun, ia menambahkan ada dampak besar yang berkelanjutan melalui bisnis, kontrak lanjutan, pengembangan itinerary baru, pasar yang lebih luas, kemitraan, dan potensi buyer yang akan membawa wisatawan lebih banyak banyak lagi ke Indonesia. 

"Sebuah travel trade show tidak berhenti ketika booth ditutup atau ketika pertemuan bisnis terakhir selesai. Nilai terbesarnya justru berlanjut setelah penyelenggaraan,” demikian Winastra.

*Kontributor Bali

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya