Berita

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI), Muhammad Qodari (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Qodari Bantah Rumor Prabowo Bakal ke Italia setelah Lawatan Prancis

MINGGU, 31 MEI 2026 | 15:04 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari membantah kabar yang beredar mengenai kemungkinan Presiden Prabowo Subianto melanjutkan perjalanan ke Italia usai menuntaskan kunjungan kenegaraannya ke Prancis.

Dalam keterangannya di Jakarta pada Minggu, 31 Mei 2026, Qodari menyatakan bahwa sejak awal pemerintah hanya mengumumkan agenda kunjungan Presiden ke Prancis. 

Karena itu, spekulasi mengenai lawatan tambahan ke Italia tidak memiliki landasan yang dapat dipertanggungjawabkan.


“Pertama, sejak awal tidak ada statement pemerintah RI bahwa Presiden akan ke Italia. Kedua, jadwal resmi memang hanya ke Perancis,” kata Qodari.

Menurut Qodari, dalam setiap perjalanan luar negeri seorang kepala negara dapat saja muncul berbagai opsi atau pembahasan terkait tujuan lain. Namun, selama belum diumumkan secara resmi oleh pemerintah, hal tersebut tidak lebih dari sekadar wacana internal. 

“Ketiga, bila di perjalanan ada rencana akan ke tujuan yang lain, itu sebatas rencana sampai ada penyampaian resmi dari pemerintah,” tegasnya.

Presiden baru saja menyelesaikan rangkaian kunjungan kenegaraan ke Prancis yang menghasilkan sejumlah capaian strategis.

Salah satu hasil konkret lawatan tersebut adalah peluncuran France-Indonesia High Level Business Council yang menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai 3,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp61,25 triliun. 

Kesepakatan itu difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan, sekaligus mempertegas komitmen Indonesia dalam memperluas kemitraan strategis dengan negara-negara sahabat.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya