Berita

Jemaah haji Indonesia. (Foto: Kemenhaj)

Dunia

Arab Saudi Pastikan Haji 2026 Bebas Wabah dan Ancaman Kesehatan

MINGGU, 31 MEI 2026 | 11:42 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengumumkan penyelenggaraan ibadah Haji 2026 berlangsung sepenuhnya tanpa adanya wabah penyakit maupun ancaman kesehatan masyarakat.

Pengumuman ini disampaikan setelah pemerintah Arab Saudi menyatakan keberhasilan penyelenggaraan musim haji tahun ini di berbagai aspek dan tingkatan. Kementerian memastikan kondisi kesehatan para jamaah tetap stabil dan berada dalam keadaan yang meyakinkan sepanjang musim haji.

Menteri Kesehatan Arab Saudi, Fahad Al-Jalajel, mengatakan bahwa pencapaian tersebut mencerminkan besarnya perhatian dan komitmen kepemimpinan Kerajaan Arab Saudi terhadap kesehatan dan keselamatan para tamu Allah.


"Keberhasilan ini juga menunjukkan kesiapan sistem kesehatan nasional serta kuatnya koordinasi dan integrasi antara sektor kesehatan dengan berbagai lembaga pemerintah lainnya," dikutip Minggu, 31 Mei 2026.

Keberhasilan ini diraih di tengah berbagai tantangan kesehatan internasional yang masih berlangsung, termasuk merebaknya wabah Ebola di sejumlah negara serta munculnya kasus-kasus Hantavirus di berbagai belahan dunia.

Berkat persiapan yang dilakukan sejak dini, pemantauan epidemiologis yang berkelanjutan, serta peningkatan kesiapsiagaan di seluruh sektor kesehatan, tidak ditemukan satu pun kasus yang dicurigai maupun terkonfirmasi terjangkit Ebola, Hantavirus, atau penyakit menular lainnya di kalangan jamaah selama musim haji berlangsung.

Sektor kesehatan Arab Saudi beroperasi selama 24 jam penuh untuk memberikan layanan kesehatan yang komprehensif, mulai dari layanan pencegahan, pengobatan, penanganan darurat, hingga edukasi dan penyuluhan kesehatan kepada jamaah.

Kementerian Kesehatan juga menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari kepemimpinan Kerajaan Arab Saudi serta memuji peran koordinatif yang dijalankan oleh Komite Tertinggi Haji, Komite Tetap Haji dan Umrah di Makkah dan Madinah, para tenaga kesehatan, serta aparat keamanan yang berkontribusi besar dalam menjaga keselamatan dan kesejahteraan para jamaah.

Berdasarkan data kementerian, tim medis telah memberikan lebih dari 2,5 juta layanan kesehatan kepada jamaah sejak awal musim haji hingga 12 Dzulhijah, yang bertepatan dengan 29 Mei. Data tersebut menunjukkan bahwa sebanyak 114.889 orang memperoleh layanan di pusat-pusat kesehatan dan fasilitas perawatan darurat.

Sementara itu, unit gawat darurat menangani 58.462 kasus, dan klinik rawat jalan menerima 29.846 pasien. Selain itu, sebanyak 8.342 pasien menjalani perawatan di rumah sakit.

Tim medis spesialis juga melaksanakan 410 prosedur operasi, yang meliputi 323 tindakan kateterisasi jantung dan 33 operasi jantung terbuka.

Di bidang pencegahan, otoritas kesehatan semakin mengintensifkan kampanye edukasi dan layanan preventif. Tercatat lebih dari 292.585 layanan pencegahan telah diberikan kepada jamaah selama musim haji.

Pusat layanan terpadu 937 menerima lebih dari satu juta panggilan, dengan menyediakan layanan konsultasi medis dan dukungan informasi kesehatan selama 24 jam dalam tujuh bahasa.

Musim Haji 2026 juga menjadi saksi pemanfaatan teknologi medis canggih dalam skala yang belum pernah dilakukan sebelumnya.
 


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya