Berita

Presiden AS Donald Trump (Foto: Gedung Putih)

Dunia

Iran Tuding Trump Perpanjang Blokade dan Gagalkan Upaya Diplomasi

MINGGU, 31 MEI 2026 | 08:45 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Penasihat pimpinan tinggi Iran, Mohsen Rezaei, menuding Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengkhianati jalur diplomasi dan lebih memilih tekanan serta konfrontasi di tengah upaya perundingan yang masih berlangsung antara kedua negara.

Melalui unggahan di akun X miliknya, Rezaei menyatakan bahwa langkah-langkah yang diambil Trump menunjukkan ketidaksungguhannya dalam mencari solusi damai. 

“Seperti yang diprediksi, Presiden AS mengkhianati diplomasi untuk ketiga kalinya,” tulis Rezaei, dikutip Minggu, 31 Mei 2026.


Menurut mantan Panglima Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) tersebut, kebijakan Washington yang terus melanjutkan blokade maritim terhadap Iran serta mengajukan tuntutan berlebihan dalam perundingan menjadi bukti bahwa Trump memiliki agenda lain di balik proses negosiasi. 

“Dengan melanjutkan blokade maritim dan mengajukan tuntutan berlebihan dalam negosiasi, dia telah membuktikan lebih dari sebelumnya bahwa dia bukanlah seorang negosiator dan sedang mengejar tujuan lain," lanjutnya.

Sebelumnya, dalam wawancara dengan jaringan CGTN China, Rezaei menegaskan bahwa Iran tidak akan membiarkan blokade tersebut berlangsung tanpa perlawanan. 

Iran akan mematahkan blokade tersebut baik melalui negosiasi atau, jika tidak, melalui tindakan langsung," tegasnya.

Ia juga menilai Amerika Serikat pada akhirnya tidak memiliki pilihan selain kembali ke meja perundingan. 

Menurut Rezaei, kelanjutan konflik hanya akan membawa Washington ke situasi yang semakin sulit. Dia bahkan mengklaim Iran terus memantau setiap langkah yang diambil Amerika Serikat di tengah meningkatnya ketegangan. 

“Amerika datang menghampiri kita dalam kegelapan, sementara kita memantau setiap gerak-gerik mereka,” ungkapnya.

Ketegangan antara kedua negara meningkat setelah Iran memperketat kontrol di koridor strategis sebagai respons atas berlanjutnya blokade laut yang diumumkan Trump terhadap kapal dan pelabuhan Iran. 

Meski demikian, Teheran dan Washington masih melakukan pembicaraan secara berkala guna mencari jalan menuju penghentian konflik secara permanen.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya