Berita

Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah. (Foto: RMOL)

Politik

Termul Dalang Serangan ke Prabowo Lewat Medsos

SABTU, 30 MEI 2026 | 23:24 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pendukung Joko Widodo alias Jokowi yang kerap disebut dengan Ternak Mulyono (Termul) diduga kuat merupakan pihak di balik serangan terhadap Presiden Prabowo Subianto di media sosial (medsos) akhir-akhir ini.

Demikian dikatakan pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah saat berbincang dengan RMOL di kawasan Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu 30 Mei 2026.

"Ada tokoh intelijen yang dipecat Prabowo kemudian menggerakkan serangan melalui platform seperti Facebook, X (Twitter), YouTube, Instagram dan Threads," kata Amir.


Tokoh intelijen tersebut, kata Amir, merupakan loyalis berat Jokowi yang sempat dipakai jasanya saat awal-awal Prabowo berkuasa.

Menurut Amir, seharusnya Prabowo sejak awal sudah tegas tidak mengakomodir orang-orang Jokowi masuk dalam gerbong pemerintahannya.

"Sebab mereka bisa kapan saja menusuk Prabowo. Termasuk mengorkestrasi pemakzulan Prabowo lewat bantuan termul-termul," kata Amir.

Amir menambahkan, dengan logistik melimpah, serangan digital yang terus diarahkan kepada Prabowo akan terus dilakukan hingga tujuan mereka tercapai.

"Sudah saatnya Prabowo membersihkan loyalis Jokowi yang justru menghambat program-program Asta Cita," pungkas Amir.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Teddy dan Fadli Zon Saling Bagi Tugas saat Kunjungan PM Modi

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16

Penegak Hukum Lebih Baik Saling Bongkar Kasus daripada Lindungi Koruptor

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10

Momen Delegasi RI Ziarah ke Makam Ali Khamenei di Mashhad

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47

Pesan Prabowo ke Aparat Bukan Teguran Biasa Melainkan Instruksi Moral

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34

Bahlil Bidik Penambahan Kursi Golkar di 2029

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16

KPK Hormati Proses Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10

Konflik Memanas, AS Bombardir Iran Lagi setelah Selat Hormuz Ditutup

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50

Penanganan Kasus Korupsi Jangan Ganggu Kekompakan Polri-Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33

Kolaborasi UI-Tsinghua Buka Jalan Produksi Vaksin Dengue Buatan Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15

Kasus Febrie Harus Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Bukan Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07

Selengkapnya