Berita

Ilustrasi. (Foto: AI)

Dunia

India Kurangi Pembelian, Harga CPO Juni 2026 Langsung Anjlok

SABTU, 30 MEI 2026 | 20:53 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Harga Referensi (HR) minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) untuk periode 1-30 Juni 2026 ditetapkan sebesar 1.029,51 Dolar AS per metrik ton (MT).

Angka tersebut turun 1,91 persen dibandingkan HR CPO periode Mei 2026 yang mencapai 1.049,58 Dolar AS per MT.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Tommy Andana mengatakan penurunan HR CPO dipengaruhi melemahnya permintaan dari sejumlah negara importir utama.


"HR CPO periode Juni 2026 turun dibandingkan periode Mei 2026 akibat penurunan permintaan dari negara importir utama seperti India," ujar Tommy dalam keterangannya, Sabtu 30 Mei 2026.

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan yang berlaku, pemerintah mengenakan bea keluar (BK) CPO sebesar 148 Dolar AS per MT dan pajak ekspor (PE) CPO sebesar 12,5 persen dari HR CPO periode Juni 2026, yaitu sebesar 128,6892 Dolar AS per MT untuk periode Juni 2026.

Penetapan HR CPO dilakukan berdasarkan rata-rata harga selama periode 20 April hingga 19 Mei 2026. 

Harga CPO di Bursa CPO Indonesia tercatat sebesar 920,80 Dolar AS per MT, Bursa Malaysia 1.138,22 Dolar AS per MT, dan harga pelabuhan Rotterdam 1.429,40 Dolar AS per MT.

Mengacu pada Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 35 Tahun 2025, apabila selisih rata-rata harga dari tiga sumber melebihi 40 Dolar AS, maka perhitungan HR menggunakan dua sumber harga yang menjadi median dan paling dekat dengan median. 

Berdasarkan ketentuan tersebut, perhitungan HR CPO Juni 2026 menggunakan harga Bursa Malaysia dan Bursa CPO Indonesia sehingga menghasilkan angka 1.029,51 Dolar AS per MT.

Selain CPO, pemerintah juga menetapkan Bea Keluar untuk produk minyak goreng atau refined, bleached, and deodorized (RBD) palm olein dalam kemasan bermerek dengan berat bersih maksimal 25 kilogram sebesar 33 Dolar AS per MT.

Ketentuan tersebut tercantum dalam Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 1415 Tahun 2026 tentang Daftar Merek RBD Palm Olein dalam Kemasan Bermerek dan Dikemas dengan Berat Netto Maksimal 25 Kilogram.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Fuad Bawazier: Kekayaan Alam Indonesia Dikuasai Segelintir Orang

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:19

Nanik Deyang Langsung Ditelepon DPR Usai Didemo Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:08

Eks Dirjen Kuathan Emosional Bela Leonardi: Ini Perjuangan Negara

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:53

Koperasi Karyawan Forwarder, Bukan Alat Konflik tapi Jembatan Keseimbangan

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:37

Mahasiswa Bubarkan Diri Usai Bertemu Dasco Cs

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:27

Fuad Bawazier Curiga Ada Penghambat di Lingkaran Istana

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:19

IDEacraft Sulap Produk Dekorasi Rumah Menjadi Peluang Usaha Berkat Pemberdayaan BRI

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:04

DPR Langsung Telepon Bahlil Menjawab Keresahan Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:35

Jalani Tes Kesehatan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Selangkah Lagi ke Meja Hijau

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:33

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukti Jokowi Sakti Mandraguna

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:22

Selengkapnya