Berita

Ketua Umum HIPKA, Kamrussamad. (dok. F-Gerindra)

Bisnis

Program Qurban Presiden Merupakan Kebijakan Keberlanjutan

SABTU, 30 MEI 2026 | 09:37 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Program qurban Presiden Prabowo Subianto dinilai merupakan kebijakan keberlanjutan yang telah dijalankan presiden-presiden sebelumnya, namun dengan cakupan yang lebih luas.

Ketua Umum HIPKA, Kamrussamad, mengatakan program qurban melalui Bantuan Kemasyarakatan Presiden (Banmapres) bukan hal baru dalam tradisi kepresidenan Indonesia.

“Program kurban Presiden Prabowo melalui Banmapres merupakan keberlanjutan dari presiden-presiden terdahulu,” kata Kamrussamad dalam keterangannya, Sabtu, 30 Mei 2026.


Menurutnya, perbedaan utama terletak pada perluasan jangkauan distribusi yang kini menyentuh seluruh 514 kabupaten/kota di Indonesia.

“Di era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, program kurban kepresidenan ini mengalami perluasan jangkauan yang sangat masif hingga mampu menyentuh seluruh kabupaten dan kota di Indonesia,” ujarnya.

Kamrussamad menjelaskan, pada era Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo, program qurban presiden juga telah berjalan. Namun pada masa Prabowo, jumlah hewan qurban dan cakupan penerimanya diperluas.

Tercatat, jumlah sapi qurban presiden meningkat dari 985 ekor pada 2025 menjadi 1.098 ekor pada 2026.

Selain menjangkau lebih banyak daerah, seluruh sapi qurban tersebut dibeli dari peternak lokal. Karena itu, program ini dinilai tidak hanya memiliki nilai sosial dan keagamaan, tetapi juga mendukung keberlanjutan sektor peternakan rakyat.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya