Berita

Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Presiden RI Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Dunia

Macron Senang Indonesia Impor Daging dan Sapi Perah dari Prancis

JUMAT, 29 MEI 2026 | 17:05 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prancis Emmanuel Macron menyampaikan apresiasinya kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas keputusan Indonesia membuka pasar impor bagi produk sapi perah dan daging asal Prancis. 

Hal itu disampaikan Macron dalam konferensi pers bersama di Istana Élysée, Paris, Kamis, 28 Mei 2026.

Menurut Macron, langkah tersebut mencerminkan semakin eratnya hubungan ekonomi kedua negara, sekaligus menjadi sinyal positif bagi penguatan kerja sama strategis di sektor pangan dan agrikultur. 


“Terkait keterbukaan ekonomi kami, saya juga ingin mengatakan kepada Anda, Presiden, betapa senangnya kami atas dibukanya pasar Indonesia bagi sektor sapi perah dan daging kami,” kata Macron.

Macron menilai kebijakan itu juga sejalan dengan visi besar pemerintahan Prabowo dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kualitas konsumsi masyarakat. 

“Hal ini juga mendukung strategi kedaulatan pangan Anda, ambisi Anda untuk meningkatkan kualitas pangan rakyat Indonesia, serta kebijakan sosial besar yang telah Anda luncurkan,” lanjutnya.

Tak hanya sektor pangan, Macron juga menyoroti peluang kerja sama lain yang dinilai masih sangat terbuka antara Jakarta dan Paris. 

Dia menyebut sektor inovasi, teknologi digital, kecerdasan buatan hingga teknologi kuantum sebagai bidang strategis yang dapat dikembangkan bersama ke depan.

“Kita masih memiliki banyak hal yang harus dilakukan untuk memajukan dan mendiversifikasi kemitraan ini. Saya juga memikirkan sektor inovasi dan kami ingin bersama-sama berbuat lebih banyak di sektor keuangan, kecerdasan buatan, kuantum, maupun digital,” ujar Macron.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya