Berita

Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Presiden RI Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Dunia

Macron: Prancis Siap Terima Lebih Banyak Pelajar dan Peneliti Indonesia

JUMAT, 29 MEI 2026 | 15:22 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan negaranya siap membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa, peneliti, dan talenta muda Indonesia untuk belajar serta mengembangkan kerja sama akademik di Prancis.

Pernyataan itu disampaikan Macron usai pertemuan bilateral dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Élysée, Paris, Kamis waktu setempat, 28 Mei 2026. 

Macron mengatakan, penguatan kerja sama itu menjadi bagian penting dalam Tahun Inovasi Prancis-Indonesia 2026 yang diharapkan mampu mempererat hubungan strategis kedua negara, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia dan ilmu pengetahuan.


“Dalam rangka Tahun Inovasi Prancis-Indonesia 2026, kami juga sepakat memperdalam dan menata lebih baik kerja sama ilmiah, teknologi, dan universitas, dan hari ini kami akan mengadopsi deklarasi bersama justru di bidang-bidang tersebut,” ujar Macron.

Menurut Macron, Prancis ingin membangun koneksi yang lebih erat dengan generasi muda Indonesia melalui akses pendidikan dan jejaring riset internasional yang lebih luas. 

Karena itu, Paris berkomitmen meningkatkan jumlah mahasiswa dan peneliti Indonesia yang diterima di berbagai institusi pendidikan tinggi di Prancis.

“Prancis ingin menerima lebih banyak mahasiswa, peneliti, dan talenta Indonesia, dan Yayasan France Asie akan meluncurkan cabang Indonesia yang merupakan bagian dari ambisi yang sama dan juga akan memungkinkan dibentuknya program tahunan Young Leaders yang mempertemukan tokoh-tokoh muda berbakat yang terlibat dalam pengembangan hubungan kedua negara kita,” lanjutnya.

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

Indonesia Ajak Tajikistan Tingkatkan Hubungan dengan ASEAN

Jumat, 29 Mei 2026 | 16:03

Patroli di Nabire

Jumat, 29 Mei 2026 | 15:59

Bersih Altar Suci Hati, Tradisi Unik Jelang Waisak di Vihara Mahavira Graha

Jumat, 29 Mei 2026 | 15:49

Kolaborasi Lintas Kewenangan Kunci Tangani Banjir dan Genangan di Kota Semarang

Jumat, 29 Mei 2026 | 15:46

Macron: Prancis Siap Terima Lebih Banyak Pelajar dan Peneliti Indonesia

Jumat, 29 Mei 2026 | 15:22

Banpres Sapi Pindahkan Belanja Negara Langsung ke Peternak

Jumat, 29 Mei 2026 | 15:04

Sapi Bantuan Presiden Tidak Melanggar Konstitusi, Layak Dibela

Jumat, 29 Mei 2026 | 14:59

Prabowo Ingatkan Dampak Konflik Timteng Terhadap Rantai Pasok Energi Dunia

Jumat, 29 Mei 2026 | 14:25

Pemerintah Andalkan Skema Tiga Kategori Impor

Jumat, 29 Mei 2026 | 14:14

Sinyal Positif Ekonomi, Pertumbuhan Arus Peti Kemas Internasional Tembus 11%

Jumat, 29 Mei 2026 | 14:11

Selengkapnya