Berita

Kebakaran melanda gedung pabrik pengolahan daun teh milik PTPN I Regional VII Gunung Dempo, Kota Pagar Alam. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Pabrik Teh Milik PTPN di Pagar Alam Terbakar

Berusia Ratusan Tahun
KAMIS, 28 MEI 2026 | 13:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kebakaran hebat melanda gedung pabrik pengolahan daun teh milik PTPN I Regional VII Gunung Dempo, Kota Pagar Alam, pada Rabu sore, 27 Mei 2026. 

Api dengan cepat membesar dan melalap sebagian atap serta dinding bangunan pabrik yang telah berdiri sejak tahun 1921 tersebut.

Peristiwa itu terjadi saat masyarakat di sekitar perkebunan teh tengah merayakan Hari Raya Iduladha. Suasana yang sebelumnya penuh kegembiraan mendadak berubah panik ketika kobaran api dan asap hitam pekat membumbung tinggi dari area pabrik.


Dari video amatir warga yang beredar di media sosial, terlihat warga histeris dan kebingungan melihat api terus membesar. 

Sebagian warga berupaya meminta bantuan dengan menghubungi petugas pemadam kebakaran melalui siaran langsung media sosial.

Kepala Bidang Damkar Kota Pagar Alam, Hafiz Ramadan membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan api saat ini telah berhasil dipadamkan dan petugas masih melakukan proses pendinginan di lokasi.

“Benar, kami mendapat laporan kebakaran gedung pabrik teh. Saat ini api sudah padam dan masih proses pendinginan,” ujar Hafiz, dikutip dari RMOLSumsel.

Menurutnya, setelah menerima laporan, Damkar Kota Pagar Alam langsung menerjunkan satu regu petugas lengkap dengan satu unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan penyemprotan water cannon untuk mencegah api meluas ke bangunan lain di sekitar pabrik. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian.

Belum ada keterangan resmi terkait penyebab kebakaran maupun kronologi detail peristiwa tersebut. Namun kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya