Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Eropa

STOXX Menguat Tipis, Investor Cermati Negosiasi AS-Iran dan Harga Minyak

KAMIS, 28 MEI 2026 | 07:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Eropa ditutup menguat tipis pada akhir perdagangan Rabu 28 Mei 2026 waktu setempat, setelah sempat tertekan tajam pada sesi sebelumnya. 

Sentimen pasar membaik seiring turunnya harga energi dan munculnya optimisme terhadap potensi kesepakatan diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran yang dapat memulihkan jalur perdagangan di Selat Hormuz.

Indeks STOXX 50 zona Euro naik 0,2 persen ke level 6.078, sementara STOXX 600 pan-Eropa bertambah 0,1 persen ke 628. Penurunan harga minyak dan gas membantu meredakan tekanan pada pasar obligasi Eropa sekaligus meningkatkan minat investor terhadap aset berisiko.


Sektor konsumen siklikal dan barang mewah menjadi motor penguatan pasar. Sektor perbankan juga menguat, namun sebaliknya, saham energi tertekan akibat melemahnya harga minyak. 

Di Jerman, indeks DAX 40 ditutup nyaris stagnan di level 25.178 setelah sempat menguat. Sentimen positif datang dari laporan media Iran mengenai draf kerangka perdamaian dengan AS yang mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz dalam 30 hari. Namun, penguatan pasar tertahan setelah Washington membantah adanya kesepakatan tersebut.

Saham konsumen dan otomotif memimpin kenaikan di Frankfurt. Adidas melesat 5,3 persen, Lufthansa naik 3,3 persen, sementara Mercedes-Benz, BMW, dan Volkswagen masing-masing menguat lebih dari 2 persen didukung data penjualan mobil Uni Eropa yang solid. Di sisi lain, Siemens Energy turun 3,9 persen dan RWE melemah 3,4 perssen.

Di Prancis, CAC 40 naik 0,4 persen ke level 8.208. Saham barang mewah kembali menjadi penopang utama, dipimpin kenaikan LVMH 3,1 persen, L’Oréal 4,6 persen, dan Hermès 2,3 persen. Saham otomotif seperti Stellantis dan Renault juga menguat lebih dari 3 persen.

Sementara itu, pejabat ECB François Villeroy de Galhau menegaskan bank sentral akan “melakukan apa pun yang diperlukan” untuk menjaga inflasi kembali ke target 2 persen di tengah ketidakpastian geopolitik Timur Tengah.

Berbeda dengan mayoritas bursa utama Eropa, indeks FTSE MIB Italia justru turun 0,6 persen ke 49.579. Pelemahan dipicu tekanan pada sektor utilitas dan energi. 

Saham Enel turun 2,4 persen, namun, Stellantis masih mampu naik 3,8 persen setelah Volvo Cars mendapat persetujuan regulator AS untuk melanjutkan operasional di pasar Amerika.

Di Inggris, FTSE 100 ditutup menguat tipis dan memperpanjang reli delapan sesi beruntun. Penurunan harga minyak mendorong sentimen positif pasar, sementara saham pertahanan menguat menjelang penandatanganan perjanjian keamanan baru Inggris-Polandia. Rolls-Royce dan Babcock naik sekitar 2,5 persen. 

Saham-saham unggulan seperti HSBC, Unilever, dan GSK turut menopang indeks. Namun, pelemahan harga minyak membebani saham energi, dengan Shell dan BP masing-masing turun 2,2 persen dan 2,8 persen.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya