Berita

Sejumlah elite Golkar dan kader Kosgoro 1957 berkumpul id rumah Agung Laksono, Jakarta, Rabu, 27 Mei 2026. (Foto: Istimewa)

Politik

Agung Laksono Yakin La Ode Safiul Akbar Bisa Dongkrak Suara Golkar

RABU, 27 MEI 2026 | 17:32 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kediaman tokoh senior Partai Golkar, Agung Laksono di kawasan Cipinang, Jakarta Timur mendadak jadi panggung konsolidasi organisasi Kosgoro 1957 menjelang pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) V.

Pertemuan dibalut dengan silaturahmi Iduladha 1447 H dihadiri sejumlah tokoh Golkar dan kader Kosgoro 1957 pada Rabu siang, 27 Mei 2026.

Agung Laksono yang juga menjabat Ketua Majelis Pertimbangan PPK Kosgoro 1957 menegaskan estafet kepemimpinan Kosgoro ke depan membutuhkan figur kokoh secara ideologis, paham sejarah, namun lincah dalam bermanuver di era transformasi.


"Kosgoro membutuhkan kepemimpinan yang bukan hanya memahami sejarahnya, tetapi juga mampu membawa organisasi menjawab tantangan zaman," tegas Agung.

Mantan Ketua DPR RI ini secara terbuka melihat potensi besar dalam diri La Ode Safiul Akbar (LSA). Agung menilai, jika La Ode menakhodai PPK Kosgoro 1957 periode 2026-2031, hal itu akan membawa dampak elektoral yang masif bagi pohon beringin.

"Saya berharap jika terpilih jadi Ketua Kosgoro, semoga dapat mengangkat suara Golkar pada Pemilu 2029 mendatang," ungkapnya.

Atmosfer di kediaman Agung Laksono ini seolah menjadi sinyal kuat bahwa restu dari para sesepuh dan barisan senior Kosgoro kini mulai mengalir deras ke kantong dukungan La Ode Safiul Akbar.

La Ode Safiul Akbar sebelumnya telah mendeklarasikan diri untuk bertarung memperebutkan kursi Ketua Umum PPK Kosgoro 1957. La Ode juga mengklaim telah mengantongi restu langsung dari Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.

Dalam visinya, La Ode membawa misi besar untuk membumikan kembali Kosgoro 1957 sebagai organisasi karya yang berakar pada ekonomi kerakyatan dan penguatan kaderisasi tulen.

Agung Laksono sendiri mengamini rekam jejak juniornya tersebut. Di matanya, La Ode bukanlah orang asing di lingkaran beringin, melainkan kader yang merangkak dari bawah melalui proses pengaderan formal di Barisan Muda Kosgoro.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya