Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo. (Foto: istimewa)

Politik

Safari Politik Jokowi jadi Ujian Kesaktian Menuju 2029

RABU, 27 MEI 2026 | 10:24 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengamat politik Adi Prayitno membedah motivasi dan intensi Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang menyatakan siap kembali berkeliling Indonesia memenuhi undangan dari berbagai daerah.

Menurut Adi, langkah Jokowi tersebut memunculkan banyak tafsir politik, lantaran sebelumnya mantan presiden dua periode itu pernah menyampaikan keinginannya untuk kembali ke Solo dan menjadi warga biasa setelah lengser dari jabatan presiden.

“Tapi hari ini Jokowi menyatakan siap berkeliling ke seluruh Indonesia memenuhi undangan daerah-daerah, bertemu kader-kader PSI dan relawannya,” kata Adi lewat kanal Youtube miliknya, Rabu, 27 Mei 2026.


Direktur Parameter Politik Indonesia itu menilai, langkah Jokowi menunjukkan bahwa dirinya belum benar-benar ingin berhenti dari panggung politik nasional.

“Ini mengindikasikan Jokowi tidak mau berhenti sekalipun sudah pernah menjadi Presiden RI dua periode, pernah jadi gubernur Jakarta, pernah jadi wali kota Solo. Tapi bagi Jokowi itu belum akhir dari segala-galanya,” ujarnya.

Adi bahkan menyebut muncul kesan bahwa Jokowi tengah menyiapkan comeback politik setelah tidak lagi menjabat sebagai kepala negara.

Namun demikian, Adi mempertanyakan apakah agenda keliling Indonesia itu benar-benar hanya sebatas kunjungan biasa untuk menyerap aspirasi masyarakat. Sebab, saat ini Jokowi bukan lagi presiden maupun pejabat publik yang memiliki kewenangan membuat dan mengeksekusi kebijakan.

Karena itu, kata dia, publik mulai menebak ada pesan politik yang ingin ditegaskan Jokowi lewat aktivitas turun ke bawah tersebut.

Pertama, Jokowi diduga ingin memperkuat kekuatan politik Partai Solidaritas Indonesia. Hal itu dikaitkan dengan pernyataan Jokowi sebelumnya yang siap turun all out untuk membesarkan PSI.

“Asumsi pertama, Jokowi ingin memperkuat kekuatan politik PSI. Karena beberapa waktu lalu kita dengarkan secara terbuka Jokowi siap turun all out, mati-matian membesarkan PSI,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Adi, intensitas Jokowi turun ke masyarakat juga diyakini dapat memberi efek elektoral terhadap putranya, Gibran Rakabuming Raka, yang kini menjabat sebagai wakil presiden.

“Publik mengkonfirmasi bahwa Jokowi sering turun ke bawah maka orang yang suka dan senang sama Jokowi akan semakin memberi dukungan politik kepada anaknya, Mas Gibran,” katanya.

Meski begitu, Adi menilai terlalu dini untuk menyimpulkan apakah pengaruh politik Jokowi masih sekuat saat menjabat presiden atau justru mulai berkurang.

“Apakah Jokowi tetap sekuat dahulu ketika jadi presiden atau justru sebaliknya tidak memiliki kekuatan apa pun, kesaktian itu akan dilihat di 2029,” pungkasnya.


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya