Berita

Ilustrasi daging kurban/Youtube

Nusantara

Banjir Stok Daging Kurban? Ini 5 Trik Rahasia Menyimpannya agar Awet dan Segar

RABU, 27 MEI 2026 | 08:09 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Momen perayaan Iduladha selalu identik dengan limpahan daging kurban. Namun, tantangan terbesar setelah menerimanya adalah bagaimana cara menyimpannya agar kualitas gizi, rasa, dan kesegarannya tetap terjaga sempurna. 

Penyimpanan yang asal-asalan tidak hanya membuat daging cepat rusak, tetapi juga memicu bau tak sedap.

Agar stok daging Anda tahan lama, terapkan lima panduan praktis berikut ini di rumah.


Langkah pertama yang paling mendasar adalah kebersihan. Cuci daging dengan air mengalir untuk menghilangkan sisa darah, lalu tiriskan hingga benar-benar kering.

Gunakan pisau tajam untuk memotongnya agar serat daging tidak rusak.

Trik pentingnya: pisahkan dan simpan daging dalam porsi-porsi kecil sesuai kebutuhan masak harian. Ini akan sangat memudahkan Anda saat ingin mencairkannya kelak tanpa merusak stok lainnya.

Kedua, perhatikan suhu penyimpanan. Untuk konsumsi jangka pendek, letakkan daging di bagian chiller (lemari pendingin) pada suhu 0 hingga 4 derajat Celsius.

Jika ingin menyimpannya selama beberapa bulan, pindahkan ke dalam freezer bersuhu minus 18 derajat Celsius.

Ketiga, hindari kesalahan umum yakni langsung memasukkan daging yang baru dipotong ke dalam freezer. Daging segar masih berada pada fase kekakuan otot (rigor mortis).

Biarkan daging beristirahat sejenak di suhu ruang yang bersih agar suhunya stabil, lalu baru masukkan ke kulkas agar teksturnya tidak alot saat dimasak.

Keempat, gunakan teknik kemasan vakum (vacuum sealing). Mengeluarkan udara dari kemasan sangat ampuh menghambat bakteri dan mencegah freezer burn (daging mengering akibat beku).

Jika tidak ada alat vakum, manfaatkan plastik ziplock khusus makanan dan tekan udaranya keluar secara manual sebelum ditutup rapat.

Terakhir, kelolalah daging dengan bijak. Menyimpan makanan secara benar bukan sekadar urusan dapur, melainkan wujud syukur dan tanggung jawab dalam menjaga nikmat agar terhindar dari pemborosan. Selamat mempraktikkan!

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

27 Ton Bantuan Korban Gempa NTT Diberangkatkan dari Lanud Halim

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:57

Merdeka dan Menderita

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:23

Legislator PDIP Dorong Penguatan SKK Migas Lewat Revisi UU 22/2001

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:59

TelkomGroup Tancap Gas Perbaiki Layanan Pascagempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:32

Malam Renungan Suci

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:17

DOB Bekasi Utara Sangat Penting, Ini Alasannya

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:45

Jebolan Akmil 2003 Ini Siap Komandani Upacara HUT ke-81 RI di Istana

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:23

Koperasi dan Cacat Epistemologis Pemahaman

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:47

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler di Jakut

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:20

Buku ‘Transformasi Tata Kelola Perikanan Indonesia’ Jawab Masalah Ekonomi Biru hingga PIT

Senin, 17 Agustus 2026 | 01:55

Selengkapnya