Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Eropa

STOXX dan DAX Merah, Saham Teknologi Terpukul

RABU, 27 MEI 2026 | 07:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Eropa ditutup melemah pada perdagangan Selasa 26 Mei 2026 waktu setempat. 

Pelemahan ini mengakhiri penguatan dalam dua sesi sebelumnya seiring meredanya optimisme pasar terhadap kemajuan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran. 

Sentimen pasar kembali tertekan setelah serangan militer AS ke Iran memicu kekhawatiran eskalasi konflik di Timur Tengah, yang turut mendorong kenaikan harga energi dan imbal hasil obligasi pemerintah Eropa.


Indeks STOXX 50 zona Euro turun 1 persen ke level 6.070, sementara STOXX 600 pan-Eropa melemah 0,5 persen ke 628. Saham sektor perbankan menjadi salah satu penekan utama, dengan Santander, Deutsche Bank, dan UniCredit turun antara 1 persen hingga 2,4 persen. 

Di sektor teknologi, ASML merosot hampir 3 persen meski saham terkait infrastruktur kecerdasan buatan (AI) global masih menunjukkan penguatan. Ferrari juga menjadi sorotan setelah anjlok lebih dari 8 persen usai meluncurkan mobil listrik pertamanya.

Di Jerman, indeks DAX 40 turun 0,8 persen ke 25.184 akibat aksi ambil untung dan meningkatnya kehati-hatian investor terhadap situasi geopolitik. Saham MTU Aero Engines, Deutsche Bank, Fresenius, dan SAP memimpin pelemahan. Namun, beberapa saham masih mencatat kenaikan, seperti Zalando, Infineon Technologies, E.ON, dan Continental.

Di Prancis, indeks CAC 40 turun 1 persen menjadi 8.173. Saham sektor barang mewah menjadi pemberat utama, dipimpin penurunan Hermès, Kering, dan LVMH. Sektor industri juga tertekan, termasuk Safran dan Airbus. Di sisi lain, STMicroelectronics menguat 3,1 persen berkat optimisme terhadap permintaan chip AI, sementara TotalEnergies naik 0,7 persen mengikuti kenaikan harga minyak.

Di Italia, FTSE MIB melemah 0,6 persen ke 49.899. Saham perbankan seperti UniCredit dan Intesa Sanpaolo bergerak di zona merah, sementara Ferrari kembali menjadi sorotan dengan penurunan 8,4 persen akibat respons negatif investor terhadap model mobil listrik “Luce”. Sebaliknya, STMicroelectronics dan Eni mencatat penguatan.

Berbeda dengan mayoritas bursa Eropa, FTSE 100 Inggris justru naik 0,3 persen, ditopang penguatan saham perbankan dan pertambangan. 

HSBC, Barclays, NatWest, hingga Standard Chartered menguat, sementara saham tambang seperti Rio Tinto, Glencore, dan Anglo American juga mencatat kenaikan solid. Namun, saham energi menahan laju indeks, terutama BP yang turun lebih dari 4 persen setelah pergantian ketua perusahaan di tengah isu tata kelola.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

UPDATE

Pemerintah Harus Beri Pendampingan Anak Korban Aksi Main Hakim Sendiri

Rabu, 29 Juli 2026 | 22:15

Polisi Dalami Kematian Sumitro, Diduga Orang Dekat Febrie

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:57

Cerita Manis UMKM dari Sumenep, Dua Dekade Perjuangan dan Berkembang Berkat KUR BRI

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:47

Telkom Gelar Workshop PQC Formulasikan Keamanan Siber Masa Depan

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:44

Ketua Baznas Paparkan Strategi Besar Transformasi Zakat Nasional

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:23

Gempa M 7,1 Lumpuhkan Infrastruktur dan Industri Jepang, Pemadaman Listrik Terjadi

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:17

Pelatihan Militer untuk Sipil Perlu Dihentikan

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:08

DPR dan Kemendagri Sepakat Penyaluran Bansos Pakai NIK

Rabu, 29 Juli 2026 | 20:56

Tio Aliansyah Dilarang Tangani Perkara selama 1,5 Bulan Buntut Kasus Helikopter

Rabu, 29 Juli 2026 | 20:53

Jangan Sampai OAP Hanya jadi Penonton di Tanah Ulayatnya Sendiri

Rabu, 29 Juli 2026 | 20:36

Selengkapnya