Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Nusantara

Antialot! Ini 3 Trik Rahasia Mengolah Daging Kurban agar Empuk Sempurna

SELASA, 26 MEI 2026 | 20:51 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Menyantap hidangan daging kurban tentu menjadi momen kebersamaan yang sangat dinanti.

Namun, mengolah daging merah sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi banyak orang, terutama untuk memastikan teksturnya tidak alot ketika disantap.

Padahal, sajian daging yang empuk tidak hanya lebih mudah dikunyah, tetapi juga mampu memberikan cita rasa yang jauh lebih menggugah selera.


Kunci utamanya ternyata bukan hanya pada durasi memasak, melainkan pada tahap persiapan.

Langkah pertama dan paling krusial adalah memperhatikan teknik memotong. Sangat disarankan agar daging dipotong secara melintang atau berlawanan dengan arah seratnya.

Teknik sederhana ini terbukti efektif untuk memutus serat liat, sehingga daging menjadi jauh lebih mudah dikunyah setelah matang.

Selain teknik memotong, Anda bisa memanfaatkan bahan-bahan alami di sekitar Anda. Daun pepaya, buah nanas, hingga kiwi diketahui kaya akan kandungan enzim nabati—seperti enzim papain pada pepaya—yang sangat ampuh untuk melarutkan protein dan jaringan ikat pada daging.

Cara pengaplikasiannya pun sangat praktis. Anda cukup membungkus daging dengan daun pepaya selama lima hingga sepuluh menit.

Jika menggunakan nanas, lumuri daging dengan nanas yang sudah dihaluskan, diamkan sekitar satu jam, lalu bilas hingga bersih sebelum dimasak.

Trik selanjutnya yang tak kalah menarik adalah marinasi garam. Cukup balurkan setengah hingga satu sendok teh garam pada setiap sisi potongan daging, lalu biarkan selama kurang lebih satu jam.

Jangan lupa untuk membilas dan mengeringkan daging sebelum diolah. Selain ampuh mengempukkan, teknik ini dijamin akan memberikan sentuhan rasa gurih alami pada masakan Anda.

Terakhir, apa pun metode pengempukan yang Anda pilih, pastikan daging kurban tersebut dimasak hingga benar-benar matang sempurna agar aman bagi kesehatan keluarga. Selamat mencoba!

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

27 Ton Bantuan Korban Gempa NTT Diberangkatkan dari Lanud Halim

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:57

Merdeka dan Menderita

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:23

Legislator PDIP Dorong Penguatan SKK Migas Lewat Revisi UU 22/2001

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:59

TelkomGroup Tancap Gas Perbaiki Layanan Pascagempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:32

Malam Renungan Suci

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:17

DOB Bekasi Utara Sangat Penting, Ini Alasannya

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:45

Jebolan Akmil 2003 Ini Siap Komandani Upacara HUT ke-81 RI di Istana

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:23

Koperasi dan Cacat Epistemologis Pemahaman

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:47

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler di Jakut

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:20

Buku ‘Transformasi Tata Kelola Perikanan Indonesia’ Jawab Masalah Ekonomi Biru hingga PIT

Senin, 17 Agustus 2026 | 01:55

Selengkapnya