Berita

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia)

Politik

Purbaya Yudhi Sadewa:

Fungsi Bea Cukai Tak Hilang Meski Ada BUMN Ekspor

SELASA, 26 MEI 2026 | 19:46 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan fungsi dan peran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai tidak akan hilang meski pemerintah membentuk badan usaha milik negara (BUMN) ekspor, PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).

Purbaya mengatakan, pembentukan BUMN ekspor tersebut tidak menghapus kewenangan Bea Cukai dalam mengawasi aktivitas ekspor dan impor barang.

"Nanti dia yang melakukan trading. Tapi kan ekspor impor yang memeriksa Bea Cukai," kata Purbaya di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta pada Selasa, 26 Mei 2026.


Menurut Purbaya, tugas pemeriksaan dokumen, pengawasan lalu lintas barang, hingga proses kepabeanan tetap menjadi kewenangan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Purbaya juga menepis anggapan bahwa pembentukan BUMN ekspor akan mengurangi peran Bea Cukai. Sebaliknya, Presiden Prabowo Subianto disebut justru ingin memperkuat institusi tersebut.

"Justru dia bilang kan kita perkuat Bea Cukai," kata Purbaya.

Ia memastikan pemerintah tetap akan melakukan pembenahan kelembagaan dan penguatan pengawasan di tubuh Bea Cukai sesuai arahan Presiden.

"Masih sama tapi akan diperbaiki lagi. Seperti dalam pidato Bapak Presiden itu kalau gak becus katanya pemimpinnya (Dirjen Bea Cukai) masih dicopot kan itu," tandas Purbaya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto resmi mengumumkan Peraturan Pemerintah (PP) mengenai tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam (SDA) untuk memperkuat pengawasan ekspor dan meningkatkan penerimaan negara.

Melalui aturan tersebut, ekspor sejumlah komoditas utama seperti minyak kelapa sawit (CPO), batu bara, hingga ferro alloy diwajibkan melalui BUMN yang ditunjuk pemerintah sebagai pengekspor tunggal.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya