Berita

Wakil kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya saat peluncuran aplikasi Reviu Pelaksanaan MBG di kantor BGN, Jakarta Pusat, Selasa, 26 Mei 2026. (Foto: RMOL/Abdul Rouf Ade Segun)

Nusantara

SPPG Dilarang Sajikan Menu MBG Monoton

SELASA, 26 MEI 2026 | 18:48 WIB | LAPORAN: ABDUL ROUF ADE SEGUN

Variasi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) kini menjadi salah satu indikator penting evaluasi kinerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Harapannya agar siswa tidak terus-menerus disuguhi menu serupa dengan kemasan berbeda.

Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya mengingatkan jangan sampai program yang dirancang meningkatkan kualitas gizi justru terjebak pada pola menu monoton. 

"Jangan sampai kemarin telur dadar, hari ini telur rebus, besok telur balado. Akhirnya telur terus. Itu akan menjadi bahan evaluasi," kata Sony di Kantor Pusat BGN, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa 26 Mei 2026.


Peluncuran aplikasi 'Reviu Pelaksaan MBG', menjadi instrumen baru yang disiapkan BGN untuk memperkuat pengawasan program MBG di berbagai daerah.

Melalui aplikasi tersebut, guru, kepala posyandu, hingga pengelola sekolah yang ditunjuk sebagai person in charge (PIC) diwajibkan melakukan penilaian harian terhadap makanan yang diterima siswa.

Ada empat parameter yang dinilai, yakni ketepatan waktu distribusi, aroma makanan, rasa makanan, dan variasi menu. BGN menilai empat indikator itu menjadi kunci mencegah persoalan yang sempat muncul selama pelaksanaan MBG.

Sony mengakui, selama satu tahun empat bulan pelaksanaan program MBG, sejumlah kejadian tak diinginkan sempat terjadi. 

Mulai dari siswa mengeluh sakit perut, pusing, muntah, hingga gatal-gatal yang berujung perawatan medis.

"BGN senantiasa berpikir bagaimana melakukan pengembangan sistem yang salah satunya terkait pencegahan kejadian menonjol MBG," kata Sony.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya