Berita

Potongan tubuh manusia dibawa ke RSUD Bob Bazar Kalianda, Lampung Selatan. (Foto: Istimewa)

Presisi

Potongan Tubuh Manusia Gegerkan Warga Lampung Selatan

SELASA, 26 MEI 2026 | 14:31 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Warga di kawasan Way Urang, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, digegerkan dengan penemuan potongan tubuh manusia di Pantai Sinar Laut, Minggu sore, 24 Mei 2026.

Potongan tubuh berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan sekitar pukul 17.50 WIB dalam kondisi membusuk dan mengapung di pinggir laut hingga mengenai kapal nelayan.

Saat ditemukan, kondisi tubuh hanya bagian pinggang hingga kaki, tanpa pakaian dan tanpa identitas.


Penemuan pertama kali diketahui oleh seorang nelayan bernama Davis saat berjalan di sepanjang bibir pantai bersama sejumlah nelayan lainnya.

Saksi mengaku awalnya melihat benda menyerupai kaki manusia di tepi air laut. Karena curiga, ia bersama nelayan lain mendekati benda tersebut dan memastikan bahwa yang ditemukan merupakan bagian tubuh manusia.

Warga kemudian menarik potongan tubuh itu ke bibir pantai sebelum melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kalianda.

Mendapat laporan masyarakat, personel Polsek Kalianda bersama Sat Polairud Polres Lampung Selatan langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara dan melakukan proses evakuasi.

Potongan tubuh manusia tersebut kemudian dibawa ke RSUD Bob Bazar Kalianda menggunakan ambulans BPBD Lampung Selatan guna menjalani pemeriksaan visum dan identifikasi lebih lanjut.

Kasat Polairud Polres Lampung Selatan, Iptu Panpan mengatakan, pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Kami mengamankan area penemuan dan melakukan proses evakuasi potongan tubuh manusia tersebut ke RSUD Bob Bazar Kalianda guna penanganan lebih lanjut,” ujar Iptu Panpan, dikutip dari RMOLLampung, Selasa 26 Mei 2026.

Menurutnya, hingga kini identitas korban masih belum diketahui dan penyelidikan masih terus dilakukan bersama Satreskrim, INAFIS, serta instansi terkait.

“Termasuk mencocokkan dengan laporan orang hilang maupun kejadian laka laut yang sebelumnya terjadi di perairan Lampung Selatan,” kata Panpan.

Polisi juga menelusuri kemungkinan keterkaitan penemuan tersebut dengan dua peristiwa kecelakaan laut yang sebelumnya terjadi di wilayah perairan Lampung Selatan.

Peristiwa pertama adalah kecelakaan laut akibat kapal nelayan tertabrak kapal besi tak dikenal di perairan Desa Suak pada 5 Mei 2026 yang menyebabkan satu anak buah kapal hilang.

Sedangkan kejadian kedua yakni seorang ABK kapal nelayan yang jatuh ke laut di sekitar perairan Pulau Krakatau pada 17 Mei 2026 dan hingga kini belum ditemukan.

Meski demikian, polisi belum dapat memastikan apakah penemuan potongan tubuh tersebut berkaitan dengan dua peristiwa laka laut tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi terkait kejadian ini agar segera melapor kepada pihak kepolisian untuk membantu proses identifikasi,” kata Panpan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya