Berita

Proses perbaikan pipa transmisi oleh PDAM Tirta Moedal. (Foto: Istimewa)

Nusantara

PDAM Tirta Moedal Semarang Distribusi Air Bersih Gratis Imbas Pipa Rusak

SELASA, 26 MEI 2026 | 14:22 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Moedal Kota Semarang mengerahkan distribusi air bersih gratis melalui truk tangki bagi 40 ribu pelanggan yang terdampak gangguan layanan akibat kerusakan pipa transmisi di kawasan Jembatan Tiga Bambankerep, Mijen.

Gangguan yang terjadi sejak Sabtu sore, 23 Mei 2026 hingga Minggu malam, 24 Mei 2026 tersebut berdampak pada sekitar 40 ribu pelanggan, terutama di wilayah Semarang Barat. Aliran air di sejumlah kawasan dilaporkan mengecil hingga terhenti.

Direktur PT Air Semarang Barat (ASB), Yudi Nurpriantono menjelaskan, gangguan dipicu oleh cuaca ekstrem yang membuat tanah di lokasi jaringan pipa menjadi labil. 


Dijelaskan Yudi, kondisi tanah yang bergerak akibat curah hujan tinggi menyebabkan sambungan pipa, flange, dan bagian penyangga mengalami kerusakan. Bahkan, sepanjang bulan ini gangguan serupa telah terjadi sebanyak tiga kali.

"Tanah yang bergerak membuat pipa ikut bergeser dan mencari titik terlemah sehingga menimbulkan kebocoran maupun pecah pipa," jelasnya pada Senin, 25 Mei 2026. 

Menurutnya, proses penanganan kali ini cukup menantang karena titik kerusakan berada di area curam yang sulit dijangkau alat berat. Meski demikian, pihaknya berupaya mempercepat pekerjaan agar distribusi air kembali normal.

Selain titik di Jembatan Tiga, kawasan Jembatan Dua juga menjadi lokasi rawan gangguan akibat kondisi tanah yang labil sejak 2024.

Sementara itu, Plt Direktur Teknik PDAM Tirta Moedal, Hariyadi, mengatakan pihaknya melakukan pengalihan distribusi air (switching) dari TGM Gunungpati dan IPAM Kaligarang untuk mengurangi dampak gangguan terhadap pelanggan.

"Dari sekitar 40 ribu pelanggan terdampak, skema switching ini diperkirakan mampu melayani sekitar 30 persen kebutuhan pelanggan," ujarnya.

Selain pengalihan distribusi, PDAM juga mengoperasikan enam truk tangki yang bekerja tanpa henti untuk menyalurkan air bersih ke wilayah terdampak.

Untuk penanganan jangka panjang, PDAM berencana mendatangkan tenaga ahli dari Jakarta guna memberikan rekomendasi teknis terkait kondisi tanah yang terus bergerak di sepanjang jalur pipa rawan sepanjang sekitar 120 meter tersebut.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya