Berita

Bendera partai politik peserta Pemilu 202. (Foto:RMOL)

Politik

Parpol Islam Masih Kalah Bersaing dari Partai Nasionalis

SELASA, 26 MEI 2026 | 13:02 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kekuatan partai politik berbasis Islam dinilai masih menghadapi tantangan besar untuk bisa bersaing secara kompetitif dengan partai-partai nasionalis pada Pemilu 2029.

Menurut pengamat politik Adi Prayitno, dalam sejarah politik elektoral Indonesia, partai Islam nyaris tidak pernah benar-benar mendominasi ataupun memenangkan pertarungan politik besar.

“Partai politik berbasis Islam nyaris tidak pernah memenangkan pertarungan politik baik di pileg maupun Pilpres,” kata Adi lewat kanal Youtube miliknya, Selasa, 26 Mei 2026.


Ia menjelaskan ada banyak faktor yang membuat partai berbasis Islam sulit bersaing secara maksimal. Mulai dari keterbatasan jaringan politik, kekuatan logistik, hingga faktor figur yang dinilai belum mampu menandingi dominasi tokoh-tokoh dari partai nasionalis.

Direktur Parameter Politik Indonesia itu juga menyoroti minimnya figur potensial dari kalangan partai Islam yang memiliki daya saing kuat untuk tampil pada kontestasi politik 2029 mendatang.

“Di Pemilu 2029, figur dari kalangan partai politik Islam nyaris tidak ada,” lanjutnya.

Karena itu, ia menilai kekuatan politik Islam pada Pemilu 2029, baik dari sisi partai maupun tokoh yang diusung, diperkirakan belum akan mampu menyaingi dominasi partai-partai nasionalis.

“Kalau kemudian disimpulkan bagaimana kekuatan politik Islam di 2029, baik dari segi partai politik ataupun figur, rasa-rasanya tidaklah terlampau kompetitif. Masih kalah jauh bersaing dengan partai nasionalis,” pungkasnya.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil

Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21

Jokowi Pilih Lampung sebagai Awal Safari karena Tanah Tak Bertuan

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41

OTT Bupati Langkat Temukan 55 Keping Platinum Senilai Rp40 Miliar Lebih

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16

Hampir 3.000 Orang Tewas, Venezuela Mulai Hentikan Operasi Pencarian Korban Gempa

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07

Komedian Narji Bikin Khitanan Massal PSI Diserbu Anak-Anak

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26

Sudah Ada Perpres, Pakar: Promosi LGBT di Medsos Bisa Berujung Pengadilan

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13

PM Singapura Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo Besok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08

Pemerintah Perkuat Literasi Siber Antisipasi Ancaman AI dan Hoaks

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01

Daftar Lengkap 16 Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar

Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55

Selengkapnya