Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

1.098 Sapi Kurban Presiden Dipastikan dari Peternak Lokal

SELASA, 26 MEI 2026 | 12:58 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menggandeng peternak lokal dari berbagai daerah untuk menyediakan 1.098 ekor sapi kurban yang akan disalurkan ke seluruh Indonesia pada perayaan Iduladha 1447 Hijriah. 

Hal itu diungkap oleh Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg), Juri Ardiantoro dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 26 Mei 2026. 

Dia menjelaskan, proses pengadaan sapi kurban Presiden dilakukan melalui koordinasi lintas instansi, mulai dari Kementerian Sekretariat Negara, Sekretariat Presiden, Kementerian Pertanian, hingga dinas yang membidangi peternakan dan kesehatan hewan di daerah.


Selain itu, pemerintah juga menggandeng Asosiasi Peternak dan Penggemuk Sapi Indonesia (APPSI) memastikan ketersediaan hewan kurban sesuai standar yang ditetapkan. 

"Sumber-sumber sapi semuanya berasal dari peternak lokal," ujarnya. 

Ia berharap bantuan kurban Presiden menjadi momentum para peternak meningkatkan produktivitas dan kualitas ternak mereka seiring meningkatnya kebutuhan sapi kurban setiap tahun.

"Bapak Presiden juga berharap supaya ini juga momentum untuk pengembangan industri peternakan di Indonesia secara mandiri dan memenuhi kebutuhan pangan," papar Juri.

Ia menambahkan, seluruh hewan kurban yang disiapkan merupakan sapi premium seperti Simental, Limosin, Brahman, Angus, Belgian Blue, Charolais, dan sejumlah jenis unggulan lainnya. 

Hewan-hewan tersebut memiliki bobot di atas 800 kilogram, telah mengantongi sertifikat kesehatan hewan, berusia lebih dari dua tahun, berjenis kelamin jantan, serta memenuhi seluruh ketentuan syariat Islam untuk dijadikan hewan kurban.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya