Berita

Pelatih Persib Bojan Hodak/Dok Persib

Sepak Bola

Tinggalkan Kursi Pelatih Persib, Bojan Hodak Emban Misi Rahasia di Balik Layar

SELASA, 26 MEI 2026 | 12:11 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Bojan Hodak, arsitek utama di balik kejayaan Persib Bandung merengkuh mahkota juara Liga 1 2025/2026, secara mengejutkan resmi menanggalkan jabatannya sebagai pelatih kepala.

Namun, ini bukanlah akhir pengabdiannya bersama skuad Pangeran Biru. Ia tidak pergi, melainkan berevolusi.

Hodak kini memikul tanggung jawab yang jauh lebih strategis dan krusial sebagai Shareholder Group Technical Advisor, sementara kursi pelatih sepenuhnya diserahkan kepada Igor Tolic.


Di balik layar, transisi ini menyimpan lapisan drama manajerial yang menarik untuk ditelusuri.

Mengapa sosok pelatih jawara justru digeser dari posisinya? Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa perombakan taktis ini lahir dari perhitungan matang demi menjaga kesinambungan dan stabilitas jangka panjang klub.

"Coach Bojan memberikan kontribusi luar biasa bagi Persib. Kami ingin memastikan fondasi kuat yang telah dibangun dalam beberapa musim terakhir dapat terus berkembang," ungkap Adhitia.

Dalam babak baru perjalanannya, Hodak tak lagi mencampuri urusan taktik di pinggir lapangan. Tugas tersebut kini murni menjadi wewenang pelatih kepala, Igor Tolic.

Posisi baru Hodak justru menempatkannya langsung di bawah naungan para pemegang saham klub.

Layaknya seorang peneliti yang mengawasi denyut nadi eksperimennya secara menyeluruh, ia kini bertugas memantau performa lintas departemen, mulai dari akademi hingga tim utama, guna memastikan filosofi klub berjalan selaras.

Lebih jauh, ia kini memegang kendali untuk memberikan masukan strategis kepada pemilik klub, menilai kelayakan investasi rekrutmen pemain, serta bertindak sebagai perwakilan grup pemegang saham dalam mengevaluasi staf kepelatihan.

Ke depannya, sosok Hodak akan lebih banyak melakukan observasi tajam dari tribun VIP atau kantor pusat, menyusun laporan krusial bagi manajemen puncak. Sebuah pergeseran taktik yang dramatis demi merawat mentalitas juara di masa depan.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil

Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21

Jokowi Pilih Lampung sebagai Awal Safari karena Tanah Tak Bertuan

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41

OTT Bupati Langkat Temukan 55 Keping Platinum Senilai Rp40 Miliar Lebih

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16

Hampir 3.000 Orang Tewas, Venezuela Mulai Hentikan Operasi Pencarian Korban Gempa

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07

Komedian Narji Bikin Khitanan Massal PSI Diserbu Anak-Anak

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26

Sudah Ada Perpres, Pakar: Promosi LGBT di Medsos Bisa Berujung Pengadilan

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13

PM Singapura Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo Besok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08

Pemerintah Perkuat Literasi Siber Antisipasi Ancaman AI dan Hoaks

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01

Daftar Lengkap 16 Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar

Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55

Selengkapnya