Berita

Ilustrasi (Gambar: Imagined by Babbe)

Bisnis

PGAS Siap Tebar Dividen Rp125,6 per Saham

SELASA, 26 MEI 2026 | 09:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) resmi mengumumkan bakal menebar dividen tunai sebesar 172,29 juta Dolar AS, atau setara dengan Rp125,6 per lembar saham untuk Tahun Buku 2025. 

Dalam keterbukaan informasi yang dikutip Selasa 26 Mei 2026 disebutkan bahwa langkah ini telah mengantongi restu dari para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada Jumat 22 Mei 2026 lalu.

Nilai dividen ini mencerminkan komitmen kuat PGAS dalam memberikan imbal hasil optimal bagi para investornya. 


Perseroan memutuskan untuk membagikan sekitar 80 persen dari total laba bersih tahun 2025 yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar 215,36 juta Dolar AS. Tingginya rasio pembayaran (dividend payout ratio) ini sekaligus menegaskan rasa percaya diri manajemen terhadap prospek dan keberlanjutan bisnis subholding gas BUMN tersebut di masa depan.

Kesehatan finansial PGAS juga tercermin dari catatan saldo laba ditahan yang belum ditentukan penggunaannya, yakni mencapai 215,36 juta Dolar AS, dengan total ekuitas kokoh di angka 3,6 miliar Dolar AS per akhir periode laporan keuangan. 

Sebagai pilar strategis dalam infrastruktur dan distribusi gas bumi nasional, kinerja keuangan PGAS memang selalu menjadi daya tarik utama bagi para pemburu saham sektor energi.

Sekretaris Perusahaan PGAS, Fajriyah Usman, memastikan bahwa manajemen telah menyusun linimasa distribusi hak pemegang saham ini agar berjalan sesuai regulasi yang berlaku.

"Pembayaran dividen tunai akan dilakukan pada 24 Juni 2026," ungkap Fajriyah melalui keterbukaan informasi bursa, pada Senin 25 Mei 2026. 

Investor yang berhak menerima berkah dividen ini adalah mereka yang namanya resmi masuk dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) per tanggal 8 Juni 2026.

Bagi yang ingin mencermati jadwal lengkap proses korporasi pembagian dividen PGAS, berikut rincian tanggal pentingnya:

Cum Dividen Pasar Reguler & Negosiasi: 4 Juni 2026
Ex Dividen Pasar Reguler & Negosiasi: 5 Juni 2026
Cum Dividen Pasar Tunai: 8 Juni 2026
Ex Dividen Pasar Tunai: 9 Juni 2026
Tanggal Pencatatan (Recording Date / DPS): 8 Juni 2026
Tanggal Pembayaran Dividen: 24 Juni 2026.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya