Berita

Forum Gerakan Moral Pendidikan Kalimantan Timur. (Foto: Istimewa)

Politik

Dinamika Unmul, Kampus Harus Steril dari Politik Praktis

SENIN, 25 MEI 2026 | 17:13 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Forum Gerakan Moral Pendidikan Kalimantan Timur menggelar konsolidasi lintas elemen masyarakat di Avens Cafe, Jalan A.W. Syahranie, Samarinda, yang dihadiri sekitar 39 organisasi masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh seni budaya, akademisi, serta organisasi kepemudaan. 

Forum tersebut juga menghadirkan Rektor Universitas Mulawarman (Unmul) sebagai ruang dialog terbuka guna menyampaikan aspirasi, keresahan, dan harapan masyarakat terhadap masa depan dunia pendidikan di Kalimantan Timur, khususnya Universitas Mulawarman.

Dalam forum itu, para peserta menegaskan bahwa Universitas Mulawarman bukan sekadar institusi pendidikan tinggi, melainkan simbol marwah pendidikan Kalimantan Timur yang harus dijaga bersama dari segala bentuk kepentingan yang dapat mencederai independensi akademik dan keharmonisan sosial masyarakat. 


Forum juga menyampaikan keprihatinan terhadap dinamika Pemilihan Rektor Universitas Mulawarman (Pilrek Unmul) yang dinilai mulai mengarah pada potensi masuknya kepentingan politik praktis ke dalam ruang akademik.

Forum Gerakan Moral Pendidikan Kalimantan Timur menegaskan bahwa dunia pendidikan tinggi harus terbebas dari intervensi politik praktis dalam bentuk apa pun.

Sebagai bentuk komitmen moral, para tokoh yang hadir turut menandatangani surat pernyataan sikap bersama yang berisi penolakan terhadap segala bentuk politisasi kampus serta dukungan terhadap proses Pilrek Unmul yang bersih, objektif, dan bermartabat. 

Ketua Forum Pembauran Kebangsaan, Syaharie Jaang, menegaskan bahwa masuknya politik praktis ke dalam kampus akan merusak sistem pendidikan sekaligus menghancurkan kepercayaan publik. 

“Jika kami harus turun langsung hingga ke kementerian atau bahkan Presiden Republik Indonesia demi menjaga dunia pendidikan Kalimantan Timur, khususnya Universitas Mulawarman, maka saya siap memimpin barisan ini,” kata Syaharie dalam keterangan tertulis, Senin 25 Mei 2026.

Ketua Umum LPADKT, Vendy Meru menambahkan, kondusivitas Universitas Mulawarman yang selama ini terjaga tidak boleh retak hanya karena ambisi segelintir pihak dalam momentum pemilihan rektor. 

Ia menilai masyarakat memiliki tanggung jawab moral terhadap masa depan pendidikan dan stabilitas sosial Kalimantan Timur. 

Menurutnya, di bawah kepemimpinan Prof. Abdunnur, Universitas Mulawarman telah mengalami banyak kemajuan dan prestasi sehingga keberlanjutan pembangunan universitas perlu dijaga bersama.

Hal senada disampaikan akademisi Prof. Adri Patton yang menilai banyak capaian dan prestasi Universitas Mulawarman diraih di bawah kepemimpinan Prof. Abdunnur. 

"Karena itu menjadi tidak tepat apabila proses pemilihan rektor justru lebih menonjolkan dukungan politik dibandingkan gagasan keberlanjutan pembangunan universitas," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya