Berita

Menlu AS Marco Rubio (Akun X @marcorubio)

Dunia

AS Kecam Ancaman Hizbullah untuk Gulingkan Pemerintah Lebanon

SENIN, 25 MEI 2026 | 10:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Marco Rubio, mengecam keras seruan kelompok Hizbullah yang meminta rakyat Lebanon menggulingkan pemerintahan yang sah.

Rubio menilai ajakan tersebut sebagai tindakan sembrono yang berpotensi memperburuk kondisi politik dan keamanan di Lebanon. Ia menyebut Hizbullah terus mengabaikan permintaan pemerintah Lebanon untuk menghentikan serangan serta mematuhi kesepakatan gencatan senjata.

“Ini adalah kampanye yang disengaja untuk menggoyahkan stabilitas negara dan mempertahankan kekuasaannya dengan mengorbankan masa depan rakyat Lebanon,” kata Rubio dalam siaran pers resmi pemerintah AS pada Minggu, dikutip Senin, 25 Mei 2026.


Menurut Rubio, pemerintah Lebanon saat ini tengah berupaya memulihkan kondisi negara melalui rekonstruksi, dukungan bantuan internasional, dan pembangunan masa depan yang lebih stabil bagi rakyatnya dengan dukungan penuh dari AS. Namun, di sisi lain, Hizbullah disebut justru berusaha membawa Lebanon kembali ke dalam konflik dan kehancuran.

“Ancaman kekerasan dan upaya penggulingan kekuasaan oleh Hizbullah tidak akan dibiarkan berhasil. Era ketika kelompok teroris menyandera seluruh bangsa akan segera berakhir,” lanjutnya.

Pernyataan tersebut muncul setelah Sekretaris Jenderal Hizbullah, Naim Qassem, menyerukan rakyat untuk turun ke jalan dan menggulingkan pemerintahan Lebanon. Qassem juga menolak negosiasi langsung antara pemerintah Lebanon dan Israel yang dimediasi AS, serta kembali menegaskan bahwa Hizbullah tidak akan menyerahkan senjatanya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Bukan Indonesia yang Bebaskan Flotilla dari Israel

Sabtu, 23 Mei 2026 | 01:30

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Asosiasi Dosen Tuntut Gaji Minimal Dua Kali Lipat UMP

Senin, 25 Mei 2026 | 12:20

Zulhas Jangan Limpahkan Salah Nama Desa ke Bawahan

Senin, 25 Mei 2026 | 12:19

Fraksi Gerindra Apresiasi Pemulangan 9 WNI, Sebut Bukti Efektivitas Diplomasi RI

Senin, 25 Mei 2026 | 12:04

Dolar Kabur, Mafia Makmur

Senin, 25 Mei 2026 | 12:00

Rencana Jokowi Keliling Indonesia Diduga Terkait Dinamika Politik 2029

Senin, 25 Mei 2026 | 11:55

Kiai Imam Jazuli Perkuat Inovasi Pesantren Lewat Workshop Nasional

Senin, 25 Mei 2026 | 11:52

Pengamat Soroti Dampak Zulhas Salah Informasi ke Presiden

Senin, 25 Mei 2026 | 11:44

GOR Tri Lomba Juang Bakal Direhabilitasi Standart World Athletics Certification System

Senin, 25 Mei 2026 | 11:41

Awal Pekan, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp81 Ribu per Kg

Senin, 25 Mei 2026 | 11:39

LOFF 2026 Dorong Kota Semarang Jadi Pusat Ekosistem Sinema Dunia

Senin, 25 Mei 2026 | 11:31

Selengkapnya