Berita

Pernyataan PM Israel Benjamin Netanyahu (Repro dari akun X @netanyahu)

Dunia

Netanyahu dan Trump Tegaskan Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir

SENIN, 25 MEI 2026 | 07:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali menegaskan bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir. 

Pernyataan itu disampaikan lewat unggahannya di akun X pribadinya setelah ia berbicara dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengenai negosiasi program nuklir Iran dan situasi keamanan di Timur Tengah.

Netanyahu mengatakan ia dan Trump sepakat bahwa setiap kesepakatan akhir dengan Iran harus benar-benar menghilangkan ancaman nuklir. Menurutnya, fasilitas pengayaan nuklir Iran harus dibongkar dan seluruh material nuklir yang telah diperkaya harus dipindahkan dari wilayah Iran.


“Kesepakatan akhir dengan Iran harus menghilangkan bahaya nuklir, termasuk membongkar lokasi pengayaan nuklir Iran dan menghapus material nuklir yang diperkaya dari wilayah mereka,” tulis Netanyahu, dikutip Senin, 25 Mei 2026.

“Kebijakan saya, seperti Presiden Trump, tidak berubah, Iran tidak akan memiliki senjata nuklir,” tegasnya.

Selain membahas isu nuklir, Netanyahu mengatakan keduanya juga berdiskusi mengenai nota kesepahaman untuk membuka kembali Selat Hormuz, jalur penting perdagangan minyak dunia.

Sebelumnya, Trump lewat unggahnya di media sosial mengatakan bahwa negosiasi AS dan Iran berlangsung secara tertib dan konstruktif, meskipun dirinya akan tetap mempertahankan blokade terhadap Iran sampai ada perjanjian resmi yang benar-benar selesai, disertifikasi, dan ditandatangani kedua pihak.

“Blokade akan tetap diberlakukan sepenuhnya sampai sebuah kesepakatan tercapai, disertifikasi, dan ditandatangani. Kedua pihak harus meluangkan waktu dan memastikan semuanya berjalan benar. Tidak boleh ada kesalahan,” tegasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya