Berita

Pertamina Trans Kontinental Dukung Energi Nasional lewat Kerja Sama FAME 2026. (Foto: Istimewa)

Bisnis

Pertamina Trans Kontinental Optimalkan Layanan Maritim Lewat Kerja Sama STS Proyek FAME

MINGGU, 24 MEI 2026 | 14:47 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) memperkuat dukungan terhadap proyek energi hijau nasional melalui penandatanganan kerja sama jasa penyewaan kapal dan pengelolaan Ship-to-Ship (STS) untuk Proyek Fatty Acid Methyl Ester (FAME) Balikpapan Tahun 2026 di Jakarta, Selasa, 19 Mei 2026.

Kerja sama tripartit ini melibatkan PT Pertamina Patra Niaga bersama mitra yang tergabung dalam Badan Usaha Bahan Bakar Nabati (BUBBN) dan Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI).

Dalam kerja sama tersebut, PTK berperan menyediakan layanan penyewaan kapal beserta sarana operasional pendukung lainnya. Melalui peran itu, PTK diharapkan mampu memperkuat kelancaran rantai pasok energi nasional lewat layanan logistik maritim yang terintegrasi, andal, aman, dan berkelanjutan.


Direktur Pemasaran PT Pertamina Trans Kontinental, Albertus Budi Anto Santosa, menyampaikan kerja sama ini merupakan langkah strategis PTK dalam memperkuat peran perusahaan sebagai penyedia layanan maritim terintegrasi bagi sektor energi nasional.

“Kolaborasi ini memperkuat bisnis Integrated Maritime Solution melalui layanan marine services, support vessel, port operation, dan shorebase yang andal dalam mendukung kebutuhan energi nasional,” ujar Albertus Budi Anto Santosa dikutip Minggu, 24 Mei 2026.

Pada kerja sama ini, PTK akan menyediakan dan mengoperasikan Floating Storage, Harbour Tug, Shuttle Vessel, beserta tenaga kerja, peralatan, dan fasilitas pendukung lainnya guna memastikan kelancaran distribusi dan pengelolaan logistik FAME Tahun 2026.

Lewat sinergi ini, PTK berharap dapat mendukung proses transfer muatan melalui metode Ship-to-Ship (STS) secara optimal dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, keandalan operasional, serta prinsip operational excellence di seluruh rangkaian kegiatan.

Sebagai perusahaan logistik energi maritim, PTK saat ini mengelola ratusan armada kapal di berbagai wilayah operasional strategis di Indonesia. Dalam operasionalnya, PTK mencatat tingkat keandalan layanan di atas 99%, sebuah indikator penting dalam industri energi yang mencerminkan ketepatan waktu dan keselamatan. 

Operasional terintegrasi PTK meliputi Support Vessel Provider, Marine Service, Port Opertions Services, dan Shorebase. PTK berkomitmen menghadirkan layanan maritim yang profesional, unggul, dan berdaya saing guna mendukung keberlanjutan bisnis serta ketahanan energi nasional.


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya