Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Klaim RI Berhasil Swasembada Pangan dalam 19 Bulan

MINGGU, 24 MEI 2026 | 10:43 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Capaian swasembada pangan menjadi salah satu keberhasilan yang dibanggakan Presiden Prabowo Subianto selama 19 bulan memimpin pemerintahan Indonesia.

Dalam pidatonya di acara Panen Raya Udang di Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) di Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu, 23 Mei 2026, Prabowo menyebut pemerintah kini berhasil memperkuat ketahanan pangan nasional, terutama untuk komoditas utama seperti beras dan jagung. 

Selain itu, produksi protein nasional seperti telur dan ayam juga disebut mengalami kemajuan signifikan.


"Jadi 19 bulan. 19 bulan, alhamdulillah banyak yang sudah kita capai ya. Kita sekarang sudah swasembadapangan. Sudah swasembada beras, jagung,kemudian protein kita, telur, ayam, daging kita masih belum,” kata Prabowo. 

Meski demikian, Prabowo mengakui Indonesia masih menghadapi tantangan untuk mencapai swasembada daging. Pemerintah, kata dia, tengah menyiapkan berbagai langkah agar target tersebut bisa tercapai dalam beberapa tahun ke depan.

“Ini sedang kita kerjakan mungkin kita 4 tahun lagi, 5 tahun lagi kita swasembada daging. Pangan relatif kita aman. Di dunia banyak sekarang pertikaian, perang di mana-mana,” lanjutnya.

Prabowo juga menegaskan pentingnya memperkuat pertahanan nasional di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian. 

Ia memastikan pemerintah akan terus menjaga kekayaan nasional agar tidak lagi dikuasai pihak asing dan benar-benar dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat Indonesia.

"Harus kita lakukan, ini perintah dari Undang-Undang Dasar. Dan ini untuk kemakmuran seluruh rakyat Indonesia. Bukan segelintir," pungkasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya