Berita

Presiden Prabowo Subianto menghadiri panen raya udang di kawasan Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) di Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan, Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu 23 Mei 2026. (Foto: Setpres)

Politik

Prabowo Bidik Swasembada Daging dalam Lima Tahun

MINGGU, 24 MEI 2026 | 01:43 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia segera mencapai swasembada daging dalam empat hingga lima tahun ke depan. 

Menurutnya, rencana tersebut menyusul capaian swasembada sejumlah komoditas pangan yang diklaim telah berhasil dilakukan pemerintah.

“Alhamdulillah banyak yang sudah kita capai. Kita sekarang sudah swasembada pangan. Sudah swasembada beras, jagung, kemudian protein kita, telur, ayam. Daging kita masih belum,” ujar Prabowo di Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan, Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu 23 Mei 2026.


“Ini sedang kita kerjakan, mungkin empat tahun lagi, lima tahun lagi kita swasembada daging,” lanjutnya.

Prabowo mengatakan, pemerintah tengah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk mempercepat pencapaian target swasembada daging tersebut.

Ia menilai ketahanan pangan menjadi faktor penting dalam menjaga kedaulatan negara, terutama di tengah meningkatnya konflik dan peperangan di berbagai kawasan dunia.

“Pangan relatif kita aman. Di dunia banyak sekarang pertikaian, perang di mana-mana. Kita bersyukur kepada Yang Maha Kuasa, kita masih tidak terlibat. Tapi kita waspada,” kata Prabowo.

Prabowo juga menegaskan pentingnya memperkuat pertahanan nasional dan pengelolaan sumber daya alam secara mandiri agar kekayaan Indonesia tidak dikuasai pihak asing.

“Kita harus punya kekuatan. Makanya kita bangun kekuatan pertahanan kita untuk menjaga kekayaan kita,” kata Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menegaskan pengelolaan kekayaan nasional harus dilakukan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

“Sekarang kekayaan-kekayaan kita, kita kelola sendiri. Ini perintah Undang-undang Dasar. Dan ini untuk kemakmuran seluruh rakyat Indonesia, bukan segelintir," tandas Prabowo.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

KPK Panggil Pejabat Perum Bulog di Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:27

DPR Terima Masukan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan, FSP BUMN Bersatu Ikut Hadir

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:22

GOTO Bantah Didepak MSCI karena Kinerja, Sebut Keputusan Bersifat Teknis

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:17

Bos Narkoba Kampung Bahari Ditangkap Saat Penggerebekan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:11

KPK Periksa Ketua DPD PAN Jakut Bebizie Sri Mulyati di Kasus Rita Widyasari

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:05

Penangguhan Bansos Pelaku Judol Harus Beri Efek Jera

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:33

Calon Hakim Agung Hari Sih Advianto Tawarkan Desain Baru Hukum Pajak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:28

Pemberdayaan Perempuan Lewat MBG Perkuat Kesejahteraan Keluarga

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24

Ini Alasan MSCI Depak GOTO dari Indeks

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:20

Bantah Kejar Pajak Kontrakan, Purbaya: Nggak Ada Perintah Itu

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:17

Selengkapnya