Berita

Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak (paling kanan) (Foto: Kemenhaj)

Politik

Kemenhaj Perkuat Mitigasi dan Penataan Tenda Jemaah Jelang Puncak Haji Armuzna

SABTU, 23 MEI 2026 | 13:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), Kementerian Haji dan Umrah RI terus mematangkan berbagai persiapan pelayanan bagi jemaah Indonesia.

Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan seluruh skenario pelayanan dan mitigasi lapangan diperkuat agar jemaah dapat menjalankan ibadah dengan tertib, aman, dan nyaman.

“Ini tinggal dua hari lagi masa puncak haji atau Armuzna; Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Tentu kami sudah mempersiapkan dengan maksimal upaya-upaya antisipasi dan mitigasi beberapa masalah yang bisa muncul,” ujar Dahnil saat meninjau tenda jemaah haji Indonesia di Makkah, dikutip Sabtu, 23 Mei 2026.


Menurut Dahnil, salah satu fokus utama pemerintah saat ini adalah penertiban penempatan tenda jemaah. Tim petugas telah dikerahkan untuk memastikan pengaturan jemaah sesuai kloter, daerah asal, hingga berbasis nama (*by name*).

“Kami sudah memastikan masalah tenda untuk ada penertiban supaya semua jemaah nanti bisa mendapat tenda sesuai kebutuhan. Sekarang tim sedang memasang dan memastikan, misalnya kloter satu di mana, kloter dua di mana, Sumatera Utara di mana, Jawa Tengah di mana, bahkan kita cek by name,” jelasnya.

Ia juga menegaskan seluruh pengaturan dan pergerakan jemaah selama fase Armuzna harus berada dalam koordinasi Kementerian Haji dan Umrah. Karena itu, Dahnil meminta Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) serta seluruh pihak terkait untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Saya dan Pak Menteri berulang kali menyatakan KBIHU harus tertib, karena pelaksana tunggal dari penyelenggaraan haji adalah Kementerian Haji dan Umrah. Maka semua aturan harus ikut komando Kementerian Haji dan Umrah,” tegas mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah tersebut.

Dahnil memastikan pemerintah tidak akan ragu mengambil tindakan terhadap pihak-pihak yang melanggar aturan dan berpotensi merugikan jemaah.

“Kalau ada KBIHU atau oknum-oknum lain yang tetap bandel, saya pastikan kami akan segera cabut izinnya. Kami tidak mau jemaah dikorbankan dan dirugikan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dahnil menilai penyelenggaraan haji tahun ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kualitas pelayanan kepada para tamu Allah, sejalan dengan arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, agar layanan haji benar-benar berorientasi pada kebutuhan jemaah.

“Pesan utama Presiden adalah kalian melayani mimpi besar umat muslim. Setiap muslim mimpinya naik haji. Jadi kami melayani mimpi-mimpi mereka agar menjadi lebih sempurna,” pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya