Berita

Kepala Penerangan (Kapen) Koops TNI Habema, Letkol Infanteri M. Wirya Arthadiguna. (Foto: Puspen TNI)

Pertahanan

Pengamanan Yahukimo Diperketat Usai OPM Serang Warga Sipil

JUMAT, 22 MEI 2026 | 21:17 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemerintah melalui aparat keamanan meningkatkan pengamanan di wilayah Yahukimo, Papua Pegunungan menyusul terbunuhnya delapan warga sipil oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letnan Kolonel Inf Wirya Arthadiguna menegaskan, pelaku diduga dari kelompok TPNPB-OPM Kodap XVI Yahukimo pimpinan Mayor Kopitua Heluka bersama pasukan Batalyon Yamue di bawah komando Mayor Dejang Heluka.

“TNI akan melakukan pengejaran terhadap para pelaku serta terus meningkatkan keamanan di wilayah Yahukimo,” tegas Letkol Wirya dikutip Jumat, 22 Mei 2026.


Ia memastikan delapan korban merupakan warga sipil yang sedang mendulang emas, bukan aparat keamanan sebagaimana dituduhkan sebelumnya.

Di sisi lain, Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 berhasil mengamankan seorang pria berinisial YB (34) yang diduga menjabat sebagai Wakil Komandan Batalyon HSSBI Kodap XVI Yahukimo.

Dari hasil pengembangan, aparat menemukan sejumlah barang bukti berupa amunisi, senjata tajam, serta komponen yang diduga berkaitan dengan perakitan senjata.

“Penindakan ini hasil pengembangan dari penyelidikan yang dilakukan aparat di Yahukimo. Dari hasil penggeledahan, ditemukan sejumlah amunisi dan barang-barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas kelompok bersenjata,” tambah Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Faizal Ramadhani.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya