Berita

Film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita. (Foto: Istimewa)

Hiburan

Resmi Rilis Online Hari Ini, Dokumenter Pesta Babi Gelar Nobar Akbar di Jayapura

JUMAT, 22 MEI 2026 | 08:24 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Kabar gembira bagi Anda penikmat sinema dokumenter yang sarat akan pesan sosial dan kemanusiaan.

Tepat pada hari ini, Jumat (22/5/2026), karya dokumenter terbaru bertajuk Pesta Babi akhirnya resmi dirilis secara online dan dapat diakses oleh publik secara luas.

Melalui pengumuman resmi di akun X (sebelumnya Twitter), rumah produksi Watchdoc mengonfirmasi bahwa perilisan digital ini dirayakan secara istimewa berbarengan dengan agenda nonton bareng (nobar) akbar yang dipusatkan di Jayapura, Papua.


Momen penayangan ini tidak hanya menjadi sebuah selebrasi perilisan, tetapi juga ruang refleksi bersama atas realitas yang terekam jujur di balik lensa kamera.

Dalam unggahannya, pihak pembuat film turut merangkai apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada publik. 

"Terima kasih untuk semua yang membesarkan film ini, semua yang mendukung karya ini, semua yang bersolidaritas dari dokumenter ini," tulis perwakilan Watchdoc.

Pesan ini menegaskan bahwa Pesta Babi telah melampaui batas medium film; ia tumbuh menjadi sebuah simpul solidaritas dan advokasi visual bagi masyarakat.

Menariknya, meski kemudahan akses menonton kini telah terbuka lebar di ranah digital, ada satu pesan krusial yang ditekankan oleh Watchdoc. Masyarakat dan komunitas diimbau untuk tetap merawat tradisi komunal melalui layar tancap.

"Kawan-kawan harus tetap datang pada nobar-nobar yang ada. Ikuti diskusinya. Karena nobar dan diskusi merupakan satu paket lengkap," tegas mereka.

Bagi sebuah film dokumenter, dialektika pasca-tayang sejatinya adalah jantung yang memompa kesadaran kritis.

Di ruang-ruang nobar luring itulah, empati ditumbuhkan, perspektif saling berbenturan, dan pemahaman kolektif atas isu yang diangkat menjadi jauh lebih hidup.

Jadi, sudahkah Anda mengecek jadwal nobar Pesta Babi di kota Anda hari ini? Segera luangkan waktu, saksikan realitasnya, dan bergabunglah dalam diskusi yang utuh!

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya