Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Eropa

STOXX 600 Naik Tipis, Pelemahan Ekonomi Zona Euro Kembali Jadi Sorotan

JUMAT, 22 MEI 2026 | 07:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar Eropa ditutup cenderung stagnan pada akhir perdagangan Kamis 21 Mei 2026 Waktu setempat, setelah reli kuat sehari sebelumnya. Pelaku pasar memilih bersikap hati-hati di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran, yang kembali memicu kekhawatiran terhadap prospek ekonomi global.

Indeks STOXX 50 zona Euro ditutup datar di 5.974, dan STOXX 600 pan-Eropa mengakhiri sesi dengan kenaikan tipis 0,2 persen menjadi 622, seperti dilaporkan Trading Economics..

Namun, penguatan tersebut mencerminkan minimnya dorongan baru di pasar setelah investor mulai mengurangi eksposur risiko.


Pergerakan bursa utama Eropa berlangsung mixed. Indeks DAX Jerman turun 0,53 persen ke 24.606,77 dan CAC 40 Prancis melemah 0,39 persen menjadi 8.086,00. 

Sebaliknya, FTSE 100 Inggris masih mampu menguat tipis 0,11 persen ke 10.443,47.

Sentimen pasar tertahan oleh memanasnya hubungan AS-Iran. Harga minyak dunia melonjak lebih dari 2 persen setelah muncul indikasi bahwa proses negosiasi diplomatik berpotensi menemui jalan buntu. 

Pernyataan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio terkait potensi pungutan di Selat Hormuz, ditambah laporan mengenai kebijakan Iran mempertahankan uranium berkadar tinggi di dalam negeri, semakin meningkatkan ketidakpastian pasar energi global.

Tekanan geopolitik itu datang di saat ekonomi Eropa juga menunjukkan tanda perlambatan. Data terbaru memperlihatkan aktivitas sektor swasta Prancis mengalami kontraksi terdalam dalam lebih dari lima tahun selama Mei. Kondisi serupa terjadi di Jerman, di mana aktivitas bisnis tercatat kembali menyusut untuk bulan kedua beruntun.

Pasar pun mulai memperhitungkan risiko stagflasi di kawasan euro. Analis XM Raffi Boyadjian menilai pelemahan aktivitas bisnis yang berkepanjangan dapat memperburuk tekanan ekonomi apabila kebijakan moneter tetap ketat.

Ekspektasi terhadap langkah Bank Sentral Eropa (ECB) juga semakin menguat. Pasar uang kini memperkirakan ECB masih akan melanjutkan kenaikan suku bunga pada Juni dan berpotensi menambah lebih dari dua kali kenaikan lagi hingga akhir tahun.

Di level sektoral, saham teknologi bergerak variatif setelah Nvidia merilis proyeksi bisnis yang optimistis berkat tingginya permintaan infrastruktur kecerdasan buatan (AI). Saham perusahaan chip Belanda ASML naik sekitar 1 persen, sementara STMicroelectronics bergerak melemah tipis.

Sektor satelit menjadi salah satu pendorong utama pasar setelah meningkatnya antusiasme terhadap rencana IPO SpaceX milik Elon Musk. Saham Eutelsat melonjak 22 persen, disusul OHB yang naik 7,7 persen serta SES yang menguat 3,7 persen.

Sebaliknya, sektor perjalanan dan rekreasi menjadi penekan utama pasar dengan penurunan sekitar 1,4 persen. 

Maskapai murah Inggris EasyJet memperingatkan prospek bisnis masih dibayangi ketidakpastian geopolitik, meski sahamnya tetap ditutup naik tipis 0,9 persen.

Dari sektor keuangan, perusahaan asuransi Italia Generali menguat 2,7 persen setelah membukukan laba kuartalan di atas ekspektasi pasar dan mempertahankan target bisnis jangka menengah.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya